BUKITTINGGI – Sebanyak 4.512 orang warga Kota Bukittinggi menerima bantuan Beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahap ll. Ini merupakan upaya Pemko Bukittinggi untuk terus antisipasi, mitigasi dan pelaksanaan penanggulanan kekurangan pangan di kota itu.
Kegiatan penyaluran CPP tersebut dilaksanakan di aula rumah dinas Walikota Bukittinggi Erman Safar pada, Senin (25/9/2023) pagi.
“Penyaluran CPP dalam bentuk pemberian bantuan pangan ini, mesti dilakukan, ini dapat berdampak pada terjadinya krisis pangan dan gizi, pengendalian inflasi, serta melindungi produsen dan konsumen dari dampak fluktuasi harga,” kata Walikota Bukittinggi Erman Safar yang diwakili oleh Kadis pertanian dan pangan kota Bukittinggi Hendry.
Ia menjelaskan, pangan merupakan salah satu kebutuhan dasar bagi manusia yang harus dipenuhi karena merupakan sumber energi untuk mempertahankan hidup.
“Sesuai arahan Walikota penyaluran bantuan Beras ini dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari di tengah melonjaknya harga beras saat ini,” kata Hendry.
Penerima bantuan pangan merupakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang datanya berasal dari kemensos. Sedangkan bantuan berasal dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Adapun penerima manfaat tersebut, terdiri dari 941 KPM di Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB), 2.368 KPM di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS) dan 1203 di Kecamatan Guguak Panjang (GP). Masing masing KPM menerima bantuan beras 10 kg per bulan.
Dari persentase perbandingan bantuan yang disalurkan Pemko Bukittinggi pada tahap l, beberapa waktu lalu jumlahnya meningkat, yakni pada tahap I ada sebanyak 4.466 KPM, sedangkan pada tahap II ini terdapat sebanyak 4.512 KPM. (alex)




















