BUKITTINGGI – Kota kelahiran Proklamator RI, Bung Hatta, kini tengah bersiap menyambut gelaran akbar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-41 Tingkat Sumatera Barat, yang akan berlangsung pada 13–18 Desember 2025.
Menjelang hitungan hari pelaksanaan, berbagai persiapan terus dimatangkan oleh Pemerintah Kota Bukittinggi, termasuk penetapan 16 venue lomba yang tersebar di sejumlah titik strategis.
MTQ tingkat provinsi tahun ini diproyeksikan menjadi salah satu yang paling semarak, dengan cakupan cabang dan peserta yang lebih luas.
Selain memanfaatkan masjid-masjid besar di kota tersebut, beberapa instansi pemerintah dan fasilitas umum juga disiapkan sebagai lokasi perlombaan.
Berikut daftar lengkap venue dan cabang lomba MTQ ke-41 di Bukittinggi:
- Lapangan Wirabraja Kodim 0304/Agam sebagai Venue utama disiapkan untuk upacara pembukaan dan penutupan dan Cabang Tilawah Dewasa serta Cabang Kirāat Mujawwad
- Masjid Jamik Birugo,
Tilawah Anak-anak dan Tilawah Remaja - Masjid Jamik Tigo Baleh,
Tahfiz 30 Juz dan Tafsir Bahasa Inggris - Masjid Jamik Agung Tangah Sawah,
Tahfiz 1 Juz dan Tilawah dan Tahfiz 10 Juz - Masjid Jamik Aua Kuning,
Tarpil Dasar, Tarpil Menengah dan Tarpil Umum - Masjid Jamik Mandiangin,
Tahfiz 5 Juz, Tilawah 20 Juz dan Tilawah Disabilitas Tunanetra - Masjid Raudatul Jannah Gulai Bancah, Tilawah Qiraat, Khutbah Jumat dan Adzan
- Masjid Nurul Iman,
Tahfiz 1 Juz Non Tilawah dan Tahfiz 5 Juz Non Tilawah - Masjid Tangah Jua,
Kiraat Murattal Lomba untuk Lajnah (Lumaja) dan Kiraat Murattal Remaja - Masjid Tablighiyah Garegeh,
Hafiz 100 Hadis bersanad dan Hafiz 500 Hadis tanpa sanad - Masjid Al Falah Tembok,
Tafsir Bahasa Indonesia dan Tafsir Bahasa Arab - Masjid Muchlisin Manggis,
Tarpil Eksekutif dan Kitab Standar - Aula RRI Bukittinggi,
Musabaqah Taḥlīl Quran - Auditorium Perpustakaan Nasional Bung Hatta Gulai Bancah,
Musabaqah Syarḥil Quran - GOR Bermawi,
Lomba Kaligrafi - MAN 2 Bukittinggi,
Lomba KTIG dan Lomba KTIH
Dengan penyebaran venue yang merata di berbagai kawasan kota, MTQ tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang peningkatan kualitas para qari dan hafiz, tetapi juga momentum memperkuat syiar Islam serta mendorong ekonomi masyarakat lokal.
Bukittinggi, yang sejak lama dikenal sebagai kota religius dan berbudaya, optimistis mampu menjadi tuan rumah yang sukses dan memberi pengalaman terbaik bagi seluruh kafilah dari 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat. (Aa)
















