Sumbartime.com,- Hujan deras yang melanda Sumatera Barat belakangan ini telah mengakibatkan banjir dan longsor di beberapa wilayah. Meskipun tidak ada laporan korban jiwa, beberapa dampak terjadi seperti merendam beberapa rumah warga dan lahan pertanian terdampak akibat bencana ini.
Curah hujan yang tinggi menyebabkan genangan air di sejumlah jalan utama di pusat kota, mengakibatkan kemacetan lalu lintas.
Lokasi yang terdampak antara lain Jalan Bonjo Guguak Panjang, Jalan Sukarno Hatta, Jalan By Pass Aur Atas, dan pintu masuk embung Tabek Gadang.
Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bukittinggi, Ibentaro Samudera, banjir dan longsor ini terjadi karena tanggul penahan aliran air yang jebol akibat intensitas hujan yang tinggi.
“Juga ada dua rumah warga di Jalan Sukarno Hatta Garegeh dengan ketinggian sama, hingga selutut orang dewasa,” kata Ibentaro dikutip dari antaranews.com
Tidak hanya jalanan dan rumah yang terendam banjir lahan pertanian warga, juga tak luput dari banjir setidaknya 10 hektar lahan yang rusak. Beberapa warga dilaporkan mengalami kerugian signifikan, termasuk kerugian pada lahan pertanian seperti ladang cabe dan gagal panen padi.
Tanggul penahan air di embung juga meluap, mengakibatkan akses jalan menuju PDAM embung terputus. Petugas dari BPBD dan warga bekerja bersama-sama untuk membersihkan daerah terdampak, termasuk melakukan evakuasi barang-barang milik korban banjir.(*)



















