Bukittinggi,- Sebanyak 380 siswa/i SD, SMP se kecamatan Candung kabupaten Agam mengikuti Gerakan Pramuka Menarik Asyik dan Menantang.
Dengan pembina hampir 460 orang, siswa/i terdiri dari gugus depan dari pangkalan SD dan SMP se kecamatan tersebut finis di halaman kodim 0304/Agam setelah start dari halaman kantor balaikota Bukittinggi, Kamis (25/5/2023).
Dandim 0304/Agam yang diwakili oleh Kapten CZI Fackhrullah danramil 08 lV A Candung mengatakan kami sangat mengapresiasi kegiatan yang merupakan semacam bentuk edukasi terhadap anak usia sekolah.
“Dengan diadakannya kegiatan seperti Pramuka ini, mudah-mudahan anak-anak lebih mendapatkan wawasan yang lebih luas,” ujarnya.
Sementara Andri Kesuma Kors pelatih Pramuka kabupaten Agam menyampaikan dalam kegiatan Pramuka ini adik-adik dapat mengaplikasikan kegiatan menarik asyik dan menantang seperti jelajah kota.
Dari hal itu dapat dikatakan menarik diartikan yakni jelajah kota mereka mengaplikasikan apa yang telah dipelajari di sekolah, asyik diartikan yakni memasuki kebun binatang dan objek wisata lainnya juga menantang seperti rute (jalur) yang dilewati naik dan turun dan menyeberangi jalan dan sebagainya.
Dengan rute dimulai dari kantor Walikota Bukittinggi di Gulai Bancah – Benteng for Dekock – Jamgadang dan finis di halaman kodim 0304/Agam.
Ia menjelaskan kegiatan yang diprakarsai oleh Kakoaran canduang merupakan yang pertama dilaksanakan, dengan mengambil tema berbeda dari yang biasanya. Seperti naik atau turun gunung dan hiking namun sekarang bertemakan jelajah kota.
Untuk diketahui setiap tanggal 14 Agustus diperingati sebagai hari Pramuka. Pada tahun 2023 ini diadakan kegiatan Raimuna Nasional yaitu pertemuan Pramuka penegak se Indonesia di bumi perkemahan Cibubur Jawa barat.
“Untuk tingkat SMA kabupaten Agam sudah dilakukan seleksi di pondok pesantren Al Syarif Agam timur, sebanyak 32 siswa/i P-16 L-16 terpilih mewakili kabupaten Agam yang akan diberangkatkan pada tanggal 12 Agus mendatang.
“Melihat anak-anak begitu senang saat sampai finis di sini(kodim,red) kita merasa bangga,” sebut Enizawati salah seorang guru SD 17 Gobah bersama Zulwetri guru SD 11 koto baru kecamatan Candung. (alex)

















