Kota Solok.sumbartime – Setelah melalui beberapa rangkaian kegiatan dalam mempersiapkan Event besar ” Rang Solok Baralek Gadang ” , tujuh kegiatan tradisional dipilih untuk memanjakan mata masyarakat yang menyaksikan.
Kegiatan yang dikemas oleh pemerintah kota Solok itu, akan diselenggarakan pada 22 hingga 25 September 2022 mendatang, dan dari data yang diberikan dalam jumpa pers pada Rabu, 14 September 2022, di dinas Kominfo Pemko Solok, kegiatan membutuhkan biaya sebesar Rp.2.500.000.000.
Dari keterangan yang disampaikan oleh kepala dinas Kominfo Pemerintah kota Solok, Heppy Dharmawan menyebutkan,
sesuai random acara yang terencana, Event Rang Solok Baralek Gadang akan diisi dengan 7 kegiatan Tradisional, serta hiburan masyarakat lainnya yang memaknai tradisi dan budaya kota Solok.
Kegiatan Tradisional yang akan memanjakan mata masyarakat itu antara lain adalah, Batulak Bala, Vestival Alang-Alang, Instalasi Jerami, Silek Art Festival, Permainan Rakyat, Pawai Budaya, dan Makan Batonjin. Untuk memenuhi kepuasan dan agar lebih menggembirakan masyarakat yang menyaksikan, juga akan disajikan Pertujukan Kesenian, Bazar Kuliner, dan Pameran UMKM.
Batulak Bala merupakan ritual yang telah menjadi tradisi masyarakat kota Solok sebelum turun kesawah. Dipandu oleh Iman atau ulama, masyarakat petani berjalan beriringan disepanjang hamparan sawah sambil berdoa dan berzikir. Adapun makna dan tujuan dari Batulak Bala adalah meminta Ridho Illahi agar mendapatkan panen yang melimpah, dan tanaman terhindar dari serang hama, penyakit, dan wabah lainnya yang merugikan petani atau gagal panen.
Instalasi Jerami merupakan permainan anak anak petani yang telah membudaya hingga saat ini, mereka saling berlomba dalam merangkai jerami ( batang padi yang sudah dipanen dan kering), hingga menjadi berbagai berbentuk yang diinginkannya, seperti merupai patung binatang, bunga, rumah, dan lainnya.
Kegiatan yang tak kalah unit dan menarik adalah Silek Basulumih, yang merupakan sebuah atraksi silat yang dilakukan didalam lumpur atau ditengah sawah yang digenangi air dan lumpur. Silek Basulumih merupakan budaya dan tradisi masyarakat Minangkabau khususnya kota Solok, yang diajarkan pada anak anak untuk memperdalam ilmu bela diri yang telah dimilikinya. Silek Basulumih memerlukan tenaga ekstra dibanding Silat yang dilakukan diruangan atau dihamparan tanah keras.
” Event Rang Solok Baralek Gadang juga akan diisi dengan permainan dengan perlombaan menarik lainnya, seperti Pacu Upiah, Pacu Belut, Tarik Tambang, Basilunau, Sipak Rago, dan Basikakeh Roda Basi ” imbuh Heppy Dharmawan.
Dipuncak pelaksanaan kegiatan, tepatnya pada 25 September 2022, event Basar itu akan ditutup dengan pergelaran pawai budaya dan makan Baronjin, yang merupakan acara makan bersama oleh seluruh peserta pawai, tamu dan undangan, berserta masyarakat daerah setempat yang hadir menyaksikan pawai budaya. Sementara itu pawai budaya akan diikuti oleh 13 kelurahan yang ada di kota Solok, yang menampilkan 13 prosesi adat kota Solok, mulai dari kelahiran hingga kematian.
” Event Rang Solok Baralek Gadang merupakan persembahan yang membagakan, karena event itu salah satu dari 110 event yang tergabung dalam Kharisma Event Nusantara tahun 2022 ” pungkas Heppy Dharmawan mengakhiri.* Ega





















