Empat Dari Lima Pelaku Pembunuhan dan Perampokan Terhadap Nenek Dahniar di Batipuh Tertangkap

polisi saat melakukan olah TKP di rumah korban kawasan Batipuh

SUMBARTIME.COM-Masih ingat dengan seorang nenek bernama Dahniar (85), warga Sapan Jorong Sawah Diujuang Nagari Batipuah Ateh Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar, yang tewas di duga akibat menjadi korban pembunuhan dan perampokan pada 25 September 2020 yang lalu di rumahnya?

Pada Jumat (30/10) dini hari aparat Reskrim Polres Padang Panjang berhasil menangkap 4 dari 5 orang terduga pelaku terhadap nenek Dahniar tersebut.

Iklan

Mirisnya dua orang dari pelaku yang diringkus polisi merupakan ibu rumah tangga, yakni inisial MN (38) dan J (32). Keduanya diduga ikut terlibat dan memiliki peran dalam kasus yang membuat korban harus kehilangan nyawa serta harta benda berupa perhiasan emas.

Sementara dua pelaku lagi yang juga berhasil diciduk polisi yakni HM (33) dan PW (20). Keduanya berprofesi sebagai sopir. Sementara satu terduga lainnya inisial O yang terindikasi sebagai otak dan pelaku eksekusi korban, sampai hari masih dilakukan perburuan terhadapnya oleh aparat.

Menurut Kapolres Padang Panjang AKBP Apri Wibowo, pada Sabtu 31 Oktober 2020 sore hari, mengatakan dari pengembangan kasus serta upaya penyelidikan serta penyidikan pihaknya telah berhasil menangkap dan mengamankan 4 dari 5 orang pelaku terduga pencurian dengan kekerasan terhadap korban bernama Dahniar.

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari rasa curiga polisi terhadap kematian korban yang dinilai tidak wajar. Apalagi saat dilakukan olah TKP ditemukan lemari korban dalam kondisi telah acak acakan.

Selain itu perhiasan emas milik korban diketahui sudah lenyap. Atas temuan dan penyelidakn awal polisi itulah kasus dikembangkan hingga 4 orang terduga pelaku berhasil diringkus. Sementara satu terduga lagi masih dilakukan perburan, ungkap Apri.

Adapun 4 orang terduga pelaku ditangkap di dua lokasi yang berbeda. HM, MN, dan J ditangkap di sebuah rumah kawasan Kelurahan Bukit Sarungan, Padang Panjang. Sementara PW ditangkap di kawasan Nagari Pitalah, Tanahdatar.

Ketika mengamankan PW, terduga yang juga sebagai eksekutor korban ini sempat hendak kabur, namun setelah diberikan tembakan peringatan, yang bersangkutan menyerahkan diri.

Adapun barang bukti yang berhasil disita adalah sebuah motor jenis RX King, dan beberapa helai pakaian wanita yang dibeli dari hasil penjualan emas curian milik korban senilai Rp 17 Juta.

Saat ini ke empat terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Padang Panjang. Polisi masih melakukan proses pemeriksaan terhadap para pelaku, papar Apri Wibowo.

Seperti diketahui, pada Jumat 25 September 2020 lalu, warga Nagari Batipuah Ateh Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar,digemparkan dengan penemuan seorang nenek bernama Dahniar meninggal dunia di dalam rumahnya.

Kondisinya saat itu terkapar di lantai rumah dengan hidung mengeluarkan darah. Adapun orang yang pertama kali menemukan korban adalah anak kandungnya bernama Darmansyah (62). Kuat dugaan saat itu Dahniar merupakan korban pembunuhan dan perampokan, hingga peristiwa itu dilaporkan ke Polsek Batipuh. (ezi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here