Dramatis! Aparat Polres Limapuluh Kota Lepaskan Tembakan Peringatan Demi Menyelamatkan Nyawa Pelaku Penganiayaan

Pelaku penganiayaan diselamatkan dan diamankan polisi


SUMBARTIME.COM-
Peristiwa Dramatis yang nyaris merenggut nyawa hampir saja terjadi pada Rabu (16/9) sore menjelang malam, sekira pukul 18.20 WIB, di kawasan Parik Muko Aia, Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh.

Dalam situasi rumit aparat Polsek Guguk dan Reskrim Polres LimapuluhKota, yang ingin menyelamatkan nyawa seorang pelaku penganiayaan terhadap 4 orang anak bawah umur terpaksa harus melepaskan tembakan peringatan ke udara beberapa kali demi menghalau puluhan massa yang hilang kendali dan mulai beringas hendak menghakimi pelaku.

Iklan

Beruntung dalam kondisi rumit dan pelik itu, polisi akhirnya berhasil menyelamatkan dan mengamankan nyawa pelaku berinisial Is (21) warga Jorong Kuranji, Nagari Guguk VIII Koto, Kabupaten Limapuluh Kota tersebut.

Setelah pelaku berhasil diselamatkan langsung dilarikan ke Mapolsek Guguk untuk dilakukan proses pemeriksaan.

Kapolres Limapuluh Kota AKBP Trisno Eko Santoso, melalui Kasatreskrim AKP Nofrizal Can, yang didampingi KBO Reskrim Iptu Armi Ariosa, Kamis 17 September 2020 dini hari, ketika dihubungi awak media membenarkan peristiwa dramatis penyelamatan pelaku penganiayaan dari kepungan massa.

Menurutnya, aparat polisi dari Polres Limapuluh Kota sempat melepaskan tembakan peringatan ke udara untuk membubarkan massa yang hilang kendali di lokasi penangkapan dalam sebuah warung kawasan Parik Muko Aia, tuturnya.

Beruntung pelaku dan seorang temannya berhasil diselamatkan dan di evakuasi ke Mapolsek Guguk, untuk dilakukan proses pemeriksaan.

Adapun penyebab peristiwa terjadi ungkap Nofrizal Can, kasus bermula saat terjadinya dugaan tindakan penganiayaan terhadap 4 orang anak bawah umur oleh pelaku di kawasan Jorong Sungai Talang, Nagari Sungai Talang, Kecamatan Guguk, Kabupaten Limapuluh Kota, pada Rabu (16/9) siang sekira pukul 15.00 WIB.

Saat itu 4 orang remaja bawah umur masing masing IK (11), MRA (11), A (16) dan F (16) yang kesemuanya warga Nagari Sungai Talang, sedang duduk duduk sambil bermain ponsel depan Sekolah Dasar Negeri setempat, didatangi oleh pelaku Is.

Is yang datang bersama seorang temannya berinisial EN, dengan sepeda motor langsung menuding jika ke 4 korban telah melakukan pemukulan terhadap adiknya. Selanjutnya bak seorang jagoan, pelaku langsung melakukan pemukulan terhadap ke 4 korban.

Puas melakukan penganiayaan terhadap para korban, pelaku bersama temannya langsung pergi begitu saja meninggalkan lokasi. Sementara para korban yang tidak senang atas perbuatan pelaku langsung melaporkan persitiwa pemukulan dan penganiayaan itu kepada keluarga mereka.

Mendapatkan laporan, salah satu kelurga korban langsung melaporkan peristiwa yang diterima anaknya ke Polsek Guguk. Dan sementara itu, informasi pemukulan dan penganiayaan yang dilakukan Is, langsung menyebar di lapisan warga Sun gai Talang, sehingga mereka marah dan geram dan sepakat mencari pelaku.

Setelah beberapa jam kemudian, pelaku ditemukan oleh warga Sungai Talang, di sebuah warung kawasan Muko Parik Aia, Payakumbuh utara, Kota Payakumbuh. Informasi telah ditemukannya, pelaku langsung menyebar ke warga Sungai Talang, dan selanjutnya secara beramai eamai mereka mendatangi lokasi keberadaan pelaku untuk membuat perhitungan.

Beruntung datang dan bermunculnya warga yang emosi tersebut ke lokasi keberadaan pelaku, alngsung tercium oleh polisi, hingga aparat Polsrk Guguk yang di bakup Reskrim Polres Limapuluh Kota langsung meluncur ke lokasi untuk mengamankan pelaku dari amukan warga.

Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolsek Guguk untuk dilakukan proses pemeriksaan, pungkas Nofrizal Can. (rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here