Door, Terduga Bandar Narkoba di Limapuluh Kota Tewas Diterjang Peluru

rilise pers polres limapuluh kota

SUMBARTIME.COM-Doorr, satu timah panas yang dilepaskan polisi menerjang dan bersarang di tubuh ER (32) warga asal Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, terduga bandar pemilik narkoba jenis ganja kering sebanyak 135 Kg tersebut.

Akibatnya ER, tewas setelah sempat dilarikan ke RSUD Adnaan WD Payakumbuh untuk mendapatkan perawatan oleh paramedis.

Iklan

Peristiwa penangkapan dan penembakan terhadap terduga bandar narkoba jenis ganja kering tersebut terjadi pada Selasa (13/4) siang, di kediaman rumahnya kawasan Simalanggang, Kabupaten Limapuluh Kota.

Menurut Kapolres Limapuluh Kota AKBP Trisno Eko Santoso melalui Waka Polres Kompol Rusirrwan yang didampingi Kasatnarkoba Iptu Hendri Has di Mapolres Rabu 14 April 2021 siang, menjelaskan terduga bandar narkoba jenis ganja kering seberat 135 Kg tersebut tewas setelah sempat dilarikan ke RSUD Adnaan WD untuk mendapatkan perawatan medis usai satu butir peluru bersarang di punggungnya.

Tampilkan Pos

Adapun kronologi kejadian bermula saat tim Resnarkoba Polres Limapuluh Kota datang dan mengepung rumah terduga untuk melakukan penangkapan, Selasa sekira pukul 11.00 WIB. Namun saat hendak diamankan, terduga ER sempat kabur melarikan diri dengan cara melompat dari jendela lantai 2 rumahnya ke arah semak belukar.

Sementara itu peringatan serta himbauan polisi yang ingin mengamankan terduga agar menyerah dan tidak melarikan diri, tidak diindahkan. Sebelum polisi mengarahkan senjata ke bagian tubuh korban, sempat dilepaskan tembakan peringatan sebanyak 3 kali ke udara. Namun terduga tetap tidak mengindahkannya dan berusaha untuk kabur.

Tepat saat petugas melepaskan tembakan terukur ke arah kaki, terduga di saat yang bersamaan melompat keluar dari jendela sehingga mengenai punggungnya sehingga langsung tersungkur. Polisi sudah berupaya melakukan penyelamatan dengan melarikan terduga detik itu juga ke RSUD untuk mendapatkan perawatan, namun beberapa saat usai ditangani pihak medis, nyawa terduga tidak dapat diselamatkan.

Lebih Jauh Rusirrwan juga menjelaskan, mengenai terduga ER, dirinya telah menjadi DPO serta incaran aparat atas kepemilikan narkoba jenis ganja kering yang ditemukan petugas di semak belukar kawasan Nagari Taeh Limapuluh Kota beberapa waktu yang lalu sebanyak 135 Kg.

Dari hasil penyelidikan aparat terkait kepemilikan ganja kering sebanyak 135 Kg tersebut, polisi di hari yang sama, Selasa 13 April 2021 sekira pukul 09.00 WIB, terlebih dahulu menangkap 4 terduga pengedar narkoba ganja kering dan sabu di kawasan Nagari Talang Maur.

Dari hasil intrograsi inilah polisi mendapatkan nama ER serta keberadaannya. Tanpa membuang waktu, aparat langsung bergerak menuju ke kediaman Er sehingga terjadilah insiden penangkapan tersebut.

Saat di RSUD Adnaan WD, aparat juga menemukan sejumlah narkoba di pakaian ER berupa 32 Paket kecil narkotika jenis sabu dan 2 paket sedang narkotika jenis sabu, papar Rusirrwan. (rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here