BUKITTINGGI — Dinas Pertanian dan Pangan Kota Bukittinggi menggulirkan program penguatan ketahanan pangan dengan menyalurkan bantuan bibit cabai kepada kelompok Dasawisma dan TP-PKK di Kelurahan Campago Ipuah serta Puhun Pintu Kabun.
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, di Kelurahan Campago Ipuah, kecamatan Mandisngin Koto Selayan (MKS) Kota Bukittinggi, Kamis (20/11/2025).
Dalam sambutannya, Wawako Ibnu Asis menegaskan bahwa bantuan bibit cabai ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam mengantisipasi tingginya harga komoditas cabai sekaligus mendorong kemandirian pangan di tingkat keluarga.
“Melalui gerakan menanam ini, kita ingin masyarakat ikut terlibat dalam menjaga ketahanan pangan dan membantu mengendalikan inflasi. Menanam cabai bisa dimulai dari pekarangan rumah, sederhana namun berdampak besar,” ujarnya.
Ia berharap gerakan menanam menjadi kebiasaan baru, sehingga kebutuhan rumah tangga dapat dipenuhi secara mandiri tanpa terlalu bergantung pada pasokan pasar.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Bukittinggi, Hendry, menjelaskan bahwa penyaluran bibit ini merupakan tindak lanjut dari edaran Gubernur Sumatera Barat terkait meroketnya harga cabai di pasaran.
Total 300 batang bibit cabai diserahkan, masing-masing 150 batang untuk Kelurahan Campago Ipuah dan 150 batang untuk Puhun Pintu Kabun, yang distribusinya difokuskan kepada Dasawisma dan TP-PKK setempat.
“Gerakan menanam tidak bisa hanya mengandalkan petani. Karena itu, Pemko Bukittinggi mendorong agar masyarakat ikut aktif. Melalui Dasawisma dan TP-PKK, kita ingin mengedukasi warga agar lebih gemar menanam cabai untuk kebutuhan rumah tangga,” jelasnya.
Program ini diharapkan dapat memperluas gerakan menanam di pekarangan rumah, meningkatkan kemandirian pangan keluarga, serta membantu menjaga stabilitas harga komoditas cabai di Kota Bukittinggi. (Aa)





















