BUKITTINGGI – Bagi sebagian orang, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) identik dengan tugas memadamkan api. Namun, di banyak kesempatan, peran Damkar jauh melampaui itu. Mereka kerap terlibat dalam kegiatan pembersihan lingkungan, terutama setelah terjadi bencana atau penertiban kawasan.
Kepala Dinas Pemadan Kebakaran dan Pencegahan (DPKP) Kota Bukittinggi, Efriadi menyebutkan, armada dan personel mereka tak hanya dikerahkan saat kebakaran, tetapi juga dimanfaatkan untuk membersihkan area yang terdampak bencana, seperti banjir.
“Mobil pemadam yang dilengkapi semprotan bertekanan tinggi dinilai efektif membersihkan sampah, dan kotoran yang sulit diatasi dengan peralatan biasa,” kata Efriadi usai membersihkan area sekitaran pusat kota Jam Gadang tersebut, Kamis (14/8/2025).
“Selain bertugas memadamkan api, kami punya tanggung jawab sosial menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan,” ujarnya.
Ia mengatakan, beberapa hari kedepan negara kita akan merayakan HUT RI ke-80, ini menjadi momen penting bagi kita semua. “Kegiatan ini akan kita jadikan agenda rutin setiao tahun, demi kenyamanan pengunjung ke kota Bukittinggi,” sebutnya.
Efriadi juga menjelaskan, kegiatan pembersihan ini biasanya dilakukan atas permintaan resmi dari kelurahan, kecamatan, atau instansi terkait. Masyarakat pun dapat mengajukan permohonan bantuan pembersihan melalui call center atau hotline Damkar.
Dengan keahlian dalam penggunaan air dan armada yang mumpuni, Damkar menjadi garda terdepan tak hanya dalam penanggulangan kebakaran, tetapi juga dalam memastikan lingkungan tetap bersih dan aman bagi warga. (Alex.jr)


















