Sumbartime -Bupati Kabupaten Solok, Epyardi Asda, meminta kepolisian untuk menyelidiki sepenuhnya dugaan pemerkosaan yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Solok dengan inisial DH.
Seorang remaja perempuan, inisial HKN (18), dan keluarganya dari Jorong Simpang Sawah Baliak, Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubung telah melaporkan DH atas tuduhan tersebut.
Epyardi Asda menyatakan keprihatinannya terhadap kasus ini dan mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus dugaan pemerkosaan tersebut.
Selain itu, ia juga meminta agar keluarga korban diberikan perlindungan karena adanya intimidasi yang diduga dilakukan oleh pihak tersangka.
“Kabarnya korban mendapatkan banyak intimidasi dari pihak tersangka. Jadi saya meminta agar korban diberikan perlindungan yang ketat,” katanya, dikutip Antara, Senin 8 Januari 2024.
Polres Solok telah menerima laporan dan keterangan dari korban serta menegaskan bahwa proses pemeriksaan masih berlangsung.
Kapolres Solok, AKBP Muari, melalui Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polres Solok, Ipda Firman, menegaskan komitmennya untuk mengusut kasus ini dengan mematuhi prosedur hukum yang berlaku.
“Benar ada yang melapor. Perihal kebenaran laporan tersebut sedang tahap pemeriksaan,” ungkap Kapolres Solok AKBP Muari
Pihak kepolisian juga telah melakukan tes visum terhadap korban, dan hasilnya diharapkan akan diperoleh pada hari Senin. Ini menunjukkan komitmen untuk menyelesaikan kasus ini secara menyeluruh sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.(R)

















