BUKITTINGGI — Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kota Bukittinggi menggelar Rapat Koordinasi Satuan Tugas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Aula Kantor DPMPTSP Kota Bukittinggi, Senin (8/12).
Pertemuan ini digelar untuk memperkuat koordinasi serta menyatukan langkah seluruh jajaran Satgas dalam percepatan pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih di setiap kelurahan.
Rapat dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kota Bukittinggi, Drs. Elqudri, M.Si, didampingi Sekretaris Dinas, Yopi Zulfikar, ST, dan Kabid Koperasi & Usaha Mikro, Sesri, S.Kom.
Dalam arahannya, Elqudri menekankan pentingnya soliditas dan pemahaman bersama seluruh tim Satgas terhadap program strategis ini.
“Saya tidak ingin tim KKMP Kota Bukittinggi telah terbentuk, tetapi tidak mengetahui secara jelas program dan tujuan besar yang sedang kita jalankan ini,” tegas Elqudri.
Ia menjelaskan, pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih merupakan bagian dari program nasional Astacita Presiden Prabowo, yang bertujuan memperkuat ekonomi rakyat melalui koperasi modern yang produktif, mandiri, dan berbasis kebutuhan masyarakat lokal.
Kota Bukittinggi menjadi salah satu daerah yang tercatat paling cepat dalam proses pendirian KKMP, sehingga membutuhkan koordinasi yang lebih intensif agar progres tetap terarah.
Dalam rapat tersebut, Satgas turut membahas progres penyiapan lahan pendirian koperasi yang harus menyesuaikan karakteristik tiap kelurahan.
Pemerintah Kota Bukittinggi memastikan dukungan penuh, termasuk alokasi anggaran melalui DAK pusat agar program berjalan sesuai target.
Keterlibatan berbagai unsur seperti Lurah, Camat, Project Manager Officer (PMO), serta Business Assistance (BA) dipastikan menjadi bagian integral dari proses pendirian KKMP di tingkat kelurahan.
Personel Business Assistance Kemenkop UKM RI Perwakilan Bukittinggi, Zulwida Rahmayeni, SE.MM, menegaskan perlunya percepatan penetapan lahan agar pembangunan KKMP dapat segera dimulai.
“Dengan keterbatasan lahan di Kota Bukittinggi, kami sangat berharap lahan milik pemko maupun instansi vertikal seperti Kemenkes atau PT KAI dapat direkomendasikan sebagai lokasi pembangunan gerai koperasi,” ujarnya.
Menurutnya, kepastian lahan sangat penting agar pembangunan bisa segera berjalan.
Melalui rapat koordinasi ini, Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja berharap seluruh pemangku kepentingan dapat bergerak lebih terpadu, sehingga target percepatan pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih dapat tercapai sesuai harapan.
Rapat ini menjadi momentum penyamaan visi antara pemerintah daerah, Satgas KKMP, serta pendamping dari Kementerian, untuk memastikan KKMP benar-benar hadir sebagai penggerak ekonomi kerakyatan di Kota Bukittinggi. (Aa)

















