BUKITTINGGI – Pemerintah Kota Bukittinggi kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Pada triwulan I Tahun Anggaran 2025, Bukittinggi berhasil menjadi daerah dengan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbaik di Sumatera Barat, sekaligus menempati peringkat keempat se-Indonesia dengan capaian 33,32 persen.
Capaian ini disampaikan dalam ajang Stakeholder’s Day dan Forum Konsultasi Publik yang digelar KPPN Bukittinggi di Aula KPPN, Kamis (18/9/2025).
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyebut keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah.
“Hal ini menjadi sesuatu yang positif. Dalam proses waktu, dengan banyak kegiatan, kita perlu menyiapkan anggaran yang memadai,” ujarnya usai acara.
Ibnu Asis juga menyampaikan apresiasi kepada KPPN Bukittinggi yang dinilai sangat berperan dalam mendukung kinerja Pemko Bukittinggi.
Menurutnya, kontribusi KPPN terasa nyata terutama dalam penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU), serta dorongan melalui penghargaan-penghargaan yang berhasil diraih.
Pada kesempatan yang sama, Pemko Bukittinggi juga menerima penghargaan di ajang KPPN Bukittinggi Awards 2025. Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas Koperasi dan UMKM, pemerintah kota dinilai berhasil mendukung penguatan sektor UMKM di wilayah Sumatera Barat.
Kepala KPPN Bukittinggi, Khairil Indra, menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar untuk memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah maupun stakeholder dengan kinerja terbaik.
“KPPN Bukittinggi memiliki enam wilayah kerja, yakni tiga kabupaten; Tanah Datar, Agam, dan Lima Puluh Kota, serta tiga kota; Bukittinggi, Payakumbuh, dan Padang Panjang,” terangnya.
Sebagai unit kerja di bawah koordinasi Kementerian Keuangan RI, KPPN Bukittinggi berkomitmen memfasilitasi pengelolaan keuangan daerah, memperkuat kemitraan, sekaligus mengawal pelaksanaan APBD agar lebih efektif dan akuntabel.
Sejumlah penghargaan juga diberikan kepada pemerintah daerah di wilayah kerja KPPN Bukittinggi serta stakeholder di Luhak Nan Tigo, sebagai bentuk apresiasi atas sinergi dan kontribusi dalam mendukung pembangunan daerah. (Aa)





















