Bukittinggi, 29 Februari 2024 – Program percepatan peningkatan perekonomian yang dicanangkan oleh Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, membawa hasil yang memuaskan.
Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat, Bukittinggi berhasil menjadi kota tercepat dalam menurunkan angka kemiskinan di wilayah tersebut pada tahun 2023.
Dari 19 wilayah administratif di Sumatera Barat, sebanyak 10 wilayah mengalami penurunan persentase penduduk miskin dibanding tahun sebelumnya. Namun, dari kesepuluh wilayah tersebut, Kota Bukittinggi mencatatkan penurunan paling signifikan, yakni sebesar 7,85 persen dibandingkan dengan wilayah lain di Sumatera Barat.
Persentase penduduk miskin di Kota Bukittinggi mengalami penurunan dalam dua periode terakhir, mencapai 4,11 persen pada Maret 2023. Jumlah penduduk miskin juga mengalami penurunan dari 6,16 ribu jiwa menjadi 5,78 ribu jiwa pada tahun yang sama.
Meskipun terjadi fluktuasi, namun tren penurunan ini menunjukkan indikasi bahwa pengurangan jumlah penduduk miskin lebih tinggi daripada jumlah orang yang tidak bekerja di Kota Bukittinggi.
Analisis juga menunjukkan bahwa faktor Garis Kemiskinan (GK) turut berperan dalam dinamika penurunan angka kemiskinan. Semakin tingginya GK menjadi faktor pendorong peningkatan jumlah dan persentase penduduk miskin. Dengan pencapaian ini, Bukittinggi semakin menunjukkan komitmennya dalam mengatasi masalah kemiskinan dan memperkuat perekonomian wilayahnya. (*)





















