BUKITTINGGI — Suasana Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kota Bukittinggi tahun ini diwarnai semangat berbagi, kebersamaan, dan sedikit drama yang tak terlupakan.
Prosesi penyelenggaraan qurban yang digelar di Markas Dakwah DPD PKS Kota Bukittinggi pada Kamis (28/5/2026) berlangsung lancar dan sukses, meski sempat diwarnai aksi seekor sapi qurban yang melarikan diri sejauh lebih dari satu kilometer.
Kegiatan qurban tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, yang memberikan sambutan sekaligus apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta qurban.
Dalam sambutannya, Ibnu Asis menyampaikan harapan agar ibadah qurban yang dilaksanakan tahun ini diterima oleh Allah SWT dan membawa keberkahan bagi seluruh peserta maupun masyarakat yang menerima manfaatnya.
“Semoga Allah SWT menerima qurban kita tahun ini dan memberikan keberkahan kepada kita semua. Aamiin Ya Rabbal Alamin,” ujar Ibnu Asis.
Ketua Fraksi PKS DPRD Bukittinggi, Nur Hasra, menjelaskan bahwa pelaksanaan qurban tahun ini menunjukkan peningkatan partisipasi yang menggembirakan. Sebanyak lima ekor sapi dan satu ekor kambing qurban disembelih, berasal dari lima kelompok peserta yang masing-masing beranggotakan tujuh orang.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai empat ekor sapi qurban. Menurutnya, peningkatan ini menjadi indikator semakin tumbuhnya semangat beribadah dan berbagi di tengah masyarakat.
Namun di balik kelancaran pelaksanaan, panitia sempat menghadapi momen menegangkan ketika seekor sapi qurban mendadak mengamuk saat akan dilumpuhkan. Hewan tersebut berhasil melepaskan diri dan berlari hingga lebih dari satu kilometer dari lokasi penyembelihan.
Aksi kejar-kejaran pun tak terhindarkan. Sejumlah panitia dan relawan berupaya mengejar serta mengendalikan sapi yang terus meradang. Dalam proses tersebut, tiga orang panitia sempat terseruduk oleh hewan tersebut.
Berkat kesigapan, kerja sama, dan kegigihan panitia, sapi akhirnya berhasil dilumpuhkan dan disembelih langsung di lokasi tempat hewan itu berhasil dihentikan. Setelah itu, daging dan karkas sapi diangkut menggunakan mobil pik up menuju halaman Kantor DPD PKS Kota Bukittinggi untuk proses selanjutnya.
“Meski ada sedikit kejadian dramatis, Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik dan sukses,” ungkap Nur Hasra.
Selain itu kata dia, ada juga satu hal yang unik dan menarik sebagai bentuk kebersamaan, kekompakan dan soliditas Struktur dan Panitia serta semua kader, kelelahan bekerja menyelenggarakan pemotongan hewan qurban diakhiri dengan mandi ke Air Angek Solok. Kegiatan tersebut rutin dilsksanakan sejak 7 tahun terakhir.
Selain Wakil Wali Kota, kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua DPD PKS Kota Bukittinggi, AR Afandi, jajaran pengurus DPD, anggota Fraksi PKS DPRD Bukittinggi, kader, relawan, simpatisan, panitia qurban, peserta qurban, serta masyarakat yang menyaksikan langsung proses penyembelihan.
Momentum qurban ini tidak hanya menjadi sarana pelaksanaan ibadah, tetapi juga mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai gotong royong di tengah masyarakat.
Dari semangat para peserta hingga perjuangan panitia menghadapi sapi yang mengamuk, pelaksanaan qurban tahun ini menjadi kisah yang akan dikenang sebagai perpaduan antara pengorbanan, kebersamaan, dan dedikasi.
Di akhir kegiatan, panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan.
“Jazakumullahu khairan katsiran kepada seluruh pihak yang telah membantu. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah qurban tahun ini dan melimpahkan keberkahan bagi kita semua,” tutup Nur Hasra.
Idul Adha di Bukittinggi tahun ini pun meninggalkan pesan yang kuat, yskni di balik setiap pengorbanan, selalu ada kebersamaan yang menguatkan, bahkan ketika harus berlari mengejar sapi yang lepas sekalipun.




















