BUKITTINGGI – Kota Bukittinggi kian serius mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-41 Tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Dengan sisa waktu 50 hari menjelang pelaksanaan pada November 2025 mendatang, Pemerintah Kota Bukittinggi menggelar rapat koordinasi ketiga, Selasa (16/9/2025).
Rapat yang dipimpin langsung Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, turut dihadiri Sekretaris Daerah Rismal Hadi, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Kantor Wilayah Kemenag Bukittinggi Eri Iswandi, serta pihak Event Organizer (EO).
Wako Ramlan menekankan agar seluruh pihak memperhatikan secara detail setiap perencanaan, mulai dari venue perlombaan hingga pelayanan tamu.
“Penunjukan Bukittinggi sebagai tuan rumah adalah kesempatan emas yang tidak datang setiap saat. Penetapan tuan rumah MTQ digilir di 19 kabupaten/kota, dan kita baru bisa mendapatkannya kembali setelah 32 tahun,” tegas Ramlan.
Ketua Pelaksana MTQ ke-41, Rismal Hadi, memastikan seluruh kebutuhan utama sudah terakomodasi, termasuk jamuan makan dan pawai taaruf yang akan melibatkan lebih dari 2.000 peserta pada hari pertama.
“Sebanyak 13 masjid di kota ini juga sudah disiapkan sebagai lokasi cabang perlombaan. Ini momentum berharga yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” ujar Rismal.
Sementara itu, pihak EO, Iwin, menambahkan, total ada 19 venue yang dipersiapkan, terdiri dari satu arena utama, 13 masjid, empat aula, serta satu gedung untuk registrasi peserta.
“Selain lomba, kami juga menghadirkan bazaar UMKM dari berbagai sektor usaha sebagai ruang ekonomi kreatif yang mendukung perhelatan MTQ ini,” ungkapnya.
Dengan persiapan yang kian matang, MTQ Nasional ke-41 Tingkat Sumbar di Bukittinggi diproyeksikan bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga pesta rakyat yang sarat nilai keagamaan, budaya, dan kebersamaan. (Aa)


















