Sumbartime.com,- Usia viralnya vidio memperlihatkan seorang Polantas Bukittinggi mengejar pengendara motor di Jalur Utama menuju Jam Gadang Bukittinggi.
Seorang tiktoker yang sebelumnya memposting video viral tentang seorang Polisi Lalu Lintas (Polantas) di Bukittinggi yang menilang seorang perawat telah memberikan klarifikasi dan permintaan maaf.
Baca Juga : Polantas Bukittinggi Viral di Sosial Media, Kapolresta Minta Maaf dan Beri Klarifikasi
tiktoker dengan akun @fandi_kotari7, yang menyampaikan bahwa ia membuat konten tersebut tanpa adanya paksaan dari pihak manapun.
Ia juga menyebutkan bahwa komentar-komentar netizen di akun TikTok-nya berada di luar kendalinya sebagai pembuat konten. Fandi Kotari menjelaskan bahwa polisi yang melakukan tindakan tersebut telah sesuai dengan prosedur yang ada.
Fandi Kotari juga menegaskan bahwa klarifikasi yang dia sampaikan melalui video tersebut tidak ada unsur paksaan dan bahwa dia berjanji akan lebih bijak dalam menggunakan media sosial di masa mendatang.
“Saya Fandi Kotari, orang yang memvideokan polisi kendari NMax dengan perawat yang viral. Saya hanya buat konten tanpa ada unsur paksaan,” ungkapnya
Ia berharap permintaan maafnya dapat diterima oleh masyarakat dan mengakhiri kontroversi terkait video viral tersebut.
“Saya klarifikasi ini tanpa ada unsur paksaan. Selanjutnya saya akan lebih bijak bermedia sosial, saya minta maaf atas viralnya video tersebut,” tuturnya.(*)



















