Kota Solok.sumbartime – Membangkitkan kembali perekonomian pasca disrupsi yang disebabkan oleh Covid-19, menjadi salah satu program prioritas pemerintah kota Solok. Berbagai upaya telah dilakukannya, termasuk menyalurkan bantuan bagi pelaku UMKM dan para petani serta peternak yang ada.
Dari pantauan media ini, bantuan yang diberikan kepada para perajin tersebut adalah berdasarkan survei lapangan yang meliputi tentang bentuk usaha, kelayakan usaha yang berjalan, dan pengelolaan usaha oleh kelompok usaha yang ada.
Pada kesempatan kali ini, tepatnya pada Minggu, 11 September 2022, dikelurahan Pasar Pandan Airmati (PPA), wakil walikota Solok, Dr.H.Ramadhani Kirana Putra, kembali menyalurkan bantuan kepada kelompok peternak burung Puyuh.
Dalam hal itu, disaksikan oleh ketua BAZNAS kota Solok, M.Zaini, Sekretaris Dinas Pertanian Ir. Edi Martin, Kabid Peternakan Taufik Rusli, serta kelompok peternak kota Solok, 10.000 ekor burung puyuh diserahkan secara simbolis kepada ketua kelompok Berlian Ternak kelurahan PPA, kecamatan Tanjung Harapan.
Wakil walikota Solok menyebutkan, berternak burung Puyuh memiliki keunggulan tersendiri, dengan besarnya protein yang terkandung pada telur unggas tersebut, menjadi alasan terus meningkatnya permintaan pasar.
” Sesuai hasil analisis telur burung puyuh memiliki kandungan protein 13.1% dan lemak 11.1%, hal itu lebih baik dibanding telur unggas lainnya ” imbuh wakil walikota Solok.
Berternak burung puyuh menjadi salah satu usaha yang menjanjikan, selain daging dan telurnya dapat dikonsumsi, kotoran burung Puyuh juga mengandung nitrogen yang tinggi dan dapat untuk menyuburkan tanah dan campuran pakan ternak yang bergizi, oleh sebab itu, kotoran unggas tersebut banyak dicari oleh para petani dan peternak lainnya.
Semoga bantuan yang diberikan dapat meningkatkan perekonomian kelompok usaha yang ada, dan ketekunan dalam mengelola usaha, akan membuahkan hasil yang sempurna, pungkas wakil walikota Solok mengakhiri.* Ega




















