Sumbartime.com,- Selasa, (16/8) Bukittinggi dipercaya sebagai lokasi penyelenggaraan konsolidasi Bundo Kanduang se Sumatra Barat. Kegiatan ini dilaksanakan di Balairung rumah dinas walikota Bukittinggi. Senin 15/8/2022.
Konsolidasi ini dilaksanakan satu kali tiga bulan bergilir di kabupaten kota se sumbar. Tema konsolidasi, bagaimana “Kedudukan dan peran Bundo Kanduang sebagai Limpapeh Rumah Nan Gadang”.
Secara garis besar, bagaimana peran Bundo Kanduang dalam membantu suksesnya program pemerintah. Utamanya, bagaimana mengembalikan dan meningkatkan lagi lingkungan masyarakat yang berakhlaq mulia, beradat dan berbudaya, berlandaskan “Adat Basandi Syara’Syara’ Basandi Kitabullah”
Ketua Bundo kandung Bukittinggi Efni mengatakan, konsolidasi ini dilaksanakan satu kali tiga bulan bergilir di kabupaten kota se Sumbar. Katanya.
Selaku payuang Panji Bundo Kandung walikota Bukittinggi Erman Safar menyampaikan, apresiasi terhadap organisasi Bundo kandung yang telah memilih kota ini sebagai lokasi konsolidasi. Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan informasi dan ilmu yang dapat di aplikasikan di tengah masyarakat
“Erman juga berharap Bundo Kandung memberikan ilmu kepada generasi muda tentang nilai adat budaya Minangkabau, kembali ke surau, melestarikan pakaian adat tradisi Minangkabau dan permainan anak nagari mendidik anak dengan sopan santun dan pedoman sumbang 12,”harapannya.
Pemerintah kota Bukittinggi telah mengupayakan bagaimana melestarikan budaya alam Minangkabau melalui dunia pendidikan,dengan penambahan muatan Lokal. Narasumber nya juga organisasi LKAAM dan Bundo Kandung selain itu juga kami membuat kebijakan untuk para pelajar dan pegawai gunakan baju basiba bagi perempuan,baju guntiang Cino untuk laki-laki hari Kamis dan Jumat ini tujuannya tak lepas dari bagaimana meningkatkan penerapan budaya dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Bundo Kandung sumatera barat, Prof. Putri Reno Raudah Thalib menyampaikan, terimakasih kepada walikota dan penasehat Bundo Kandung Bukittinggi yang telah memfasilitasi kegiatan ini.
Konsolidasi organisasi ini dimulai sejak 2003 lalu. Tujuannya menambah wawasan yang terkandung dalam ABS-SBK. Bagaimana informasi ini dapat dibagi kepada seluruh Bundo Kandung di SUMBAR. Kata profesor itu. (alex)



















