SUMBARTIME.COM-Warga Luhak Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota digegerkan dengan kelauan bejat seorang ayah bernama Abizar (56) warga Jorong Tanah Mungguak Nagari Sitanang.
Pria parobaya tersebut tega menghamili anak kandungnya sendiri beinisial FT (31) hingga menyebabkan korban hamil 3 bulan.
Peristiwa itu terjadi dan terungkap Rabu (8/7) siang, setelah dilakukan pemeriksaan medis terhadap korban oleh Bidan Desa.
Adapun Kromologis kejian menurut Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan, melalui Kapolsek Luhak AKP Amirwan, menerangkan, dari hebohnya warga setempat terkait perubahan bentuk tubuh FT yang diketahui selama ini hanya tinggal bersama ayah kandungnya.
Warga curiga terhadap perut FT yang kian hari kian membesar. Namun saat itu FT berkilah dengan mengatakan jika dirinya tidak hamil. Namun kian hari warga semakin curiga terhadap perubahan bentuk tubuh korban.
Desas desus serta keresahan warga sampai ke pihak Bhabinkamtibmas Polsek Luhak, sehingga Kapolsek memerintahkan Kanit Binmas Ipda Aiga Putra untuk mengusut apa yang telah menjadi keresahan warga tersebut.
Selanjutnya Iptu Aiga bersama anggota turun ke lapangan menemui korban dan berupaya membujuk korban untuk diperiksa secara medis. Ternyata ajakan dari polisi tersebut disetujui oleh korban dan dilakukan pemeriksaan.
Dari hasil pemeriksaan medis yang dilakukan oleh Bidan Desa, ternyata korban telah hamil 3 bulan. Selanjutnya polisi membujuk korban agar memberitahukan siapa yang telah menghamilinya.
Oleh korban dengan polos dia mengaku jika orang yang sering menidurinya sejak bulan Maret 2020 hingga menyebabkan kehamilan pada dirinya adalah ayah kandungnya sendiri bernama Abizar.
Mendapatkan pengakuan korban, tanpa membuang waktu, Rabu 8 Juli 2020, pelaku langsung diamankan dan digelandang ke Polsek Luhak. dari pemerikasan awal, pelaku mengakui perbuatannya jika dirinya telah berulang kali meniduri anak kandungnya. Dari pengakuan pelaku dirinya kurang lebih telah sepuluh kali meniduri korban.
Saat ini proses pemeriksaan masih berlanjut terhadap pelaku, papar Amirwan. (arya)





















