• AD ART Sumbartime.com
  • Advertorial
  • Disclaimer
  • Home
  • Home
  • Iklan
  • Pedoman Berita
  • Redaksi Sumbartime.com
  • Sitemap
  • Tentang Kami
  • Visi Misi
Sumbartime.com
Advertisement
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sumbartime.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Sumbar
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Nasional
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Video
  • Wisata
ADVERTISEMENT
Home Cerbung

TIKAM SAMURAI 48

Sumbar Time by Sumbar Time
7 Juni 2020
in Cerbung, Tikam Samurai
A A
0
0
SHARES
57
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

SUMBARTIME.COM-Anak muda itu berkata lagi sambil memberi isyarat pada Datuk Penghulu dan kawan-kawannya yang berada di atas truk untuk turun. Mereka segera turun dan bergabung dengan di Bungsu di tepi dinding rumah.“Cepat suruh mereka berkumpul dekat truk itu mayor….” si Bungsu kembali mengancam.“Syo-i Atto. Perintahkan semuanya berbaring dekat truk.

ADVERTISEMENT

Lekasss..!!”Mayor itu berteriak lagi dengan suara seraknya. Syo- I (Letnan dua ) itu segera melaksanakan perintah mayor tersebut. Sebaliknya tubuh si Bungsu menegang tiba-tiba begitu mendengar nama Atto disebut si Mayor. Demikian juga halnya dengan Datuk Penghulu. Mereka saling tatap. Mata si Bungsu menatap tajam dan membersitkan amarah yang hebat.Atto Nama itu mengiang di telinganya.

ADVERTISEMENT

Dia teringat pada saat-saat menjelang kematian Mei-mei. Gadis itu mengatakan bahwa dia diperkosa oleh satu regu Kempetai. Yang memulai perkosaan itu adalah komandan mereka. Gadis itu mendengar namanya disebut dengan Atto. Dan kini Letnan dua yang bernama Atto itu siap melaksanakan tugasnya. Dia tegak di depan prajurit-prajurit Jepang yang jumlahnya sekitar delapan belas orang itu.

Seluruh senjata mereka seperti karabin, pistol dan samurai, bergelatakan di tanah. Si Bungsu segera tersadar dari lamunannya pada Mei-mei. Lamunannya dan kebenciannya membuat tangannya tak terkontrol Dan mata samuarinya amat tajam itu melukai leher si Mayor. Darah mengalir kebawah, tapi untunglah lukanya hanya luka luar saja. Tentara Jepang yang lain pada merinding.Mereka menyangka anak muda ini sudah menyembelih pimpinan mereka.

BacaJuga

TIKAM SAMURAI 260 (TAMAT)

14 Februari 2021

TIKAM SAMURAI 259

22 Agustus 2021

TIKAM SAMURAI 258

22 Agustus 2021

Si Bungsu menoleh pada Datuk Penghulu.“Ambillah bedil yang ada di tanah itu. Dan juga pistol mayor ini. Awasi dia. Saya akan buat perhitungan . .”Datuk Penghulu segera mengetahui maksud anak muda itu. Dia mengambil pistol mayor itu dari pinggangnya. Yang lain pada memungut bedil di tanah.

Kemudian mereka ganti menodong Jepang-Jepang itu. Dari balik pintu, dari balik jendela, penduduk tetap mengintai dengan diam. Mengintai dengan takut.Barangkali ada rasa gembira dan bangga di hati mereka melihat betapa pejuang-pejuang itu berbalik menguasai tentara Jepang yang mereka benci. Namun sebagaimana umumnya rakyat sipil dari sebuah negara yang sedang dilanda perang, dimanapun negara itu berada, bangsa manapun dia, ketakutan terhadap militer selalu saja menghantui mereka.

Di setiap negara yang dilanda perang, apalagi negara yang dijajah, maka penduduk sipil selalu saja menjadi korban tak berdosa dari keganasan militer. Saat itupun, penduduk di Birugo itu selain merasa bangga, sekaligus juga merasa takut. Bangga karena bangsa mereka ternyata sudah mulai unjuk gigi dalam melawan penjajah. Ngeri karena mengingat pembalasan yang akan datang dari Jepang.Karena betapapun jua, pejuang Indonesia itu pastilah sebentar berada di kota.

Setelah itu mereka akan lenyap bersembunyi. Karena seluruh jengkal tanah di bumi Indonesia saat itu dikuasai o leh Jepang. Penduduk dapat membayangkah setelah sore hari ini, maka akan ada ratusan tentara jepang yang akan memeriksa seluruh rumah di Birugo ini. Dan mereka ada yang akan ditangkap. Ada yang diperkosa. Begitu selalu. Dan dari balik p intu, dari balik jendela, mereka melihat anak muda yang tadi meringkus mayor itu berjalan ke depan.

Mayor itu kini berada di bawah ancaman senjata yang dipegang oleh Datuk Penghulu. Si Bungsu melangkah ke dekat truk. Sepuluh langkah di depan Letnan dua yang bernama Atto itu dia berhenti. Samurai sudah berada dalam sarangnya. Dia pegang dengan tangan kiri. Dia menatap tajam pada atto yang sama sekali tak mengenal anak muda ini. Tapi ditatap begitu, bulu tengkuknya merinding.

“Ambil samuraimu yang tergelak di tanah itu Atto . . .” Tiba-tiba dia dengar anak muda ini bersuara. Dia tertegun. Kaget dan tak percaya pada pendengarannya.“Ambillah samuraimu. Engkau yang bernama Atto, yang memimpim penangkapan dan pembakaran rumah di Tarok dua puluh hari yang lalu bukan ?”Tanpa dia sadari, letnan itu mengangguk.“Nah, sayalah suami dari gadis yang bernama Mei-mei yang engkau perkosa ketika dia dalam luka parah di pondok dalam hutan bambu di Tarok malam itu, masih ingat?”

Seperti orang dungu, letnan itu kembali mengangguk.“Dia sudah mati. Mati karena menderita. Menderita kalian perkosa bersama-sama. Namun sebelum dia meninggal, saya telah bersumpah untuk membunuhmu. Kini ambillah samurai itu. Atau kau akan saya bantai tanpa membela diri. Bagi saya sama saja. Saya hitung sampai tiga. Kalau kau tetap tak mau mengambil samuraimu, kau akan saya bunuh seperti membunuh seekor anjing. Satu…..!”Suara si Bungsu bergema.

ADVERTISEMENT

Dia sudah mulai menghitung. Tidak hanya Atto dan prajurit-prajurit Jepang yang banyak itu, Datuk-Datuk yang berada di pihak si Bungsu yang kini tegak dekat Datuk Penghulu, juga merasa ngeri mendengar ancaman anak muda itu. Dan Atto, sebagaimana jamaknya samurai-samurai dari Jepang, merasa harga dirinya di injak-injak mendengar penghinaan anak muda itu. Dia segera memungut samurainya.

Dengan sikap seorang samurai sejati, dia mulai melangkah mendekati anak muda itu. Si Bungsu tegak dengan kaki terpentang selebar bahu. Tegak dengan diam. Menatap tepat-tepat ke mata si Atto. Wajahnya membersitkan rasa benci yang sangat dalam. Terbayang di matanya betapa Atto yang bertubuh kekar ini merenggut pakaian Mei-mei. Kemudian setelah nafsu setannya puas, dia menyuruh anak buahnya untuk meneruskan perbuatannya.

Saat itulah Atto membuka serangan. Sebuah sabetan yang amat cepat. Si Bungsu kaget, khayalannya tengah menerawang ketika serangan itu datang. Tak ampun lagi, bahunya terbabat menganga lebar. Darah menyembur, Datuk Penghulu terpekik. Hampir saja dia menembak Atto dengan pistol di tangannya. Tapi dia segera ingat. Si Bungsu berniat membunuh letnan dengan tangannya sendiri.Kini dengan bahu kiri luka lebar, darah membanjir, si Bungsu tegak dengan waspada empat depa di depan Atto.

Si Bungsu yakin, jika lama dia tegak begini tubuhnya akan jatuh sendiri karena kehabisan darah Maka dia segera memancing agar Atto menyerang. Tubuhnya sempoyongan. Meliuk ke kiri. Ke kanan. Dan saat itu dengan cepat sekali Atto menyerang dengan tiga kali bacokan cepat terarah.Datuk Penghulu sudah bertekad untuk menembak saja Jepang laknat itu. Tapi maksudnya belum kesampaian, ketika tiba-tiba tubuh si Bungsu jatuh ke tanah di atas lututnya.

Dan tahu-tahu sebuah sinar yang amat cepat berkelebat. Pada sabetan yang pertama samurai di tangan Atto seperti dihantam martil besar. Samurainya terpental. Pada bacokan kedua, tangan perwira muda itu putus di atas bahu. Dia memekik. samurai di tangan si Bungsu bekerja lagi. Kedua lutut letnan itu putus.Tubuhnya tersungkur ke tanah tanpa lengan tanpa kaki. Persis seperti nasib penyamun yang kena babat di penginapan kecil ketika mula-mula dia datang ke kota ini bersama Mei-mei.

Tapi Atto masih beruntung. Dia tak sempat hidup merana tanpa kaki tanpa tangan seperti Datuk Penyamun itu. Karena begitu tubuhnya tergolek di tanah, samurai di tangan si Bungsu bekerja lagi. Dadanya terbelah dua.Dan kali terakhir kepalanya putus Semua yang hadir di sana memalingkan kepala .Tak sanggup melihat kejadian itu. Si Bungsu benar-benar menjadi amat buas. Dia seperti bukan manusia lagi. Dia seperti sudah menjelma menjadi tukang jagal yang tidak punya perikemanusiaan.

“Bungsu . . .”Datuk Penghululah yang berteriak itu. Datuk itu sendiri merasa ngeri dan merasa bahwa perbuatan si Bungsu itu sudah melampaui batas. Si Bungsu tertegak diam. Dia segera menyadari kebuasannya sebentar ini. cepat sekali samurainya sudah masuk ke sarungnya. Dia menatap pada belasan Serdadu Jepang yang tegak terpaku dekat truk. Dan semua mereka pada merinding ketakutan ditatap anak muda itu.

Kemudian dia berbalik menatap pada mayor tadi. Mayor itu tersurut. Dia seperti melihat malaikat maut. Kecepatan dan kehebatan anak muda itu mempergunakan samurainya hampir-hampir tak masuk akalnya.“Nah, sekarang terserah pada Datuk apa langkah selanjutnya. . .”Akhirnya si Bungsu berkata pada Datuk Penghulu. Datuk itu menatap pada teman-temannya.

Nampaknya mereka sudah punya rencana. Semua tentara Jepang itu mereka giring ke sebuah tebat. Dan setelah disuruh telanjang bulat, mereka disuruh masuk ke dalam tebat yang banyak taik itu.“Tetap saja berendam di dalam tabek itu, mayor. Jika ada yang keluar, akan kami bunuh….” kata Datuk Penghulu. Bersambung>>>

ADVERTISEMENT
Previous Post

Tim Gugus Tugas Konfirmasi 5 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Limapuluh Kota

Next Post

Pasaman Kembali Zero Covid 19

Sumbar Time

Sumbar Time

Setiap Waktu Bernilai Informasi

BacaJuga

Cerbung

TIKAM SAMURAI 260 (TAMAT)

14 Februari 2021
Cerbung

TIKAM SAMURAI 259

22 Agustus 2021
Cerbung

TIKAM SAMURAI 258

22 Agustus 2021
Cerbung

TIKAM SAMURAI 257

22 Agustus 2021
Cerbung

TIKAM SAMURAI 256

22 Agustus 2021
Next Post
Pasaman Kembali Zero Covid 19

Pasaman Kembali Zero Covid 19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Justictalk ” Ngobrol santai melek hukum”

https://youtu.be/r3p0YSm3qWE
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Aviary Terbesar di Asia Tenggara Ada di Kota Bukittinggi Salah Satunya

Aviary Terbesar di Asia Tenggara Ada di Kota Bukittinggi Salah Satunya

7 Juni 2024
Lebih Dari 1000 Orang Mengantri di Rumah Dinas Walikota Bukittinggi

Lebih Dari 1000 Orang Mengantri di Rumah Dinas Walikota Bukittinggi

30 Desember 2023
Ini Dampak Digratiskan Objek Wisata Di Bukittinggi

Ini Dampak Digratiskan Objek Wisata Di Bukittinggi

23 Desember 2023
Viral Membawa Berkah di Objek Wisata Negeri Diatas Awan

Viral Membawa Berkah di Objek Wisata Negeri Diatas Awan

5 Mei 2024

Depósitos protegidos e ganhos instantâneos no casino Bwin para Portugal

0
Musda DPD PAN Payakumbuh,Empat Nama Diputuskan DPW Menjadi Pimpinan Pengurus DPD PAN Kota Payakumbuh

Musda DPD PAN Payakumbuh,Empat Nama Diputuskan DPW Menjadi Pimpinan Pengurus DPD PAN Kota Payakumbuh

0
BPJS Kesehatan Luncurkan Fitur Mobile Skrening pada Aplikasi BPJS Kesehatan Mobile

BPJS Kesehatan Luncurkan Fitur Mobile Skrening pada Aplikasi BPJS Kesehatan Mobile

0
Seorang Wanita Tewas Dengan Luka Sayatan di Leher Ditemukan Dalam Kamar Mandi Bika Siana

Seorang Wanita Tewas Dengan Luka Sayatan di Leher Ditemukan Dalam Kamar Mandi Bika Siana

0
Warga Jorong Piladang Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Kegiatan Kopdar YKCS dan desak wali nagari koto tangah batu ampar meminta maaf

Warga Jorong Piladang Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Kegiatan Kopdar YKCS dan desak wali nagari koto tangah batu ampar meminta maaf

18 April 2026
Warga Sungai Kamuyang Siap Aksi, Desak Bupati Tindaklanjuti Persoalan Pemerintahan Nagari

Warga Sungai Kamuyang Siap Aksi, Desak Bupati Tindaklanjuti Persoalan Pemerintahan Nagari

10 April 2026
Paripurna LKPJ Walikota, Ini Kata Ketua DPRD Bukittinggi

Paripurna LKPJ Walikota, Ini Kata Ketua DPRD Bukittinggi

2 April 2026
Lansia di Limapuluh Kota Ditangkap Cabuli Siswi SMP Anak Tetangga

Lansia di Limapuluh Kota Ditangkap Cabuli Siswi SMP Anak Tetangga

29 Maret 2026

Berita Terbaru

Warga Jorong Piladang Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Kegiatan Kopdar YKCS dan desak wali nagari koto tangah batu ampar meminta maaf

Warga Jorong Piladang Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Kegiatan Kopdar YKCS dan desak wali nagari koto tangah batu ampar meminta maaf

18 April 2026
Warga Sungai Kamuyang Siap Aksi, Desak Bupati Tindaklanjuti Persoalan Pemerintahan Nagari

Warga Sungai Kamuyang Siap Aksi, Desak Bupati Tindaklanjuti Persoalan Pemerintahan Nagari

10 April 2026
Paripurna LKPJ Walikota, Ini Kata Ketua DPRD Bukittinggi

Paripurna LKPJ Walikota, Ini Kata Ketua DPRD Bukittinggi

2 April 2026
Lansia di Limapuluh Kota Ditangkap Cabuli Siswi SMP Anak Tetangga

Lansia di Limapuluh Kota Ditangkap Cabuli Siswi SMP Anak Tetangga

29 Maret 2026
ADVERTISEMENT
Sumbartime.com

Sumbartime.com -"Setiap Waktu Bernilai Informasi"

Ikuti Kami

  • Redaksi Sumbartime.com
  • Pedoman Berita
  • Disclaimer

© 2025 sumbartime.com - Design By rudDesign.

No Result
View All Result
  • Redaksi Sumbartime.com
  • Pedoman Berita
  • Disclaimer
  • Iklan

© 2025 sumbartime.com - Design By rudDesign.