SUMBARTIME.COM-Dua pencuri ternak mengalami kritis dan nyaris tewas akibat menjadi bulan bulanan massa yang mengamuk saat keduanya tertangkap basah membawa dua ekor sapi hasil curian, kawasan Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Rabu (5/2), sore.
Di laporkan saat ini kedua pelaku pencurian ternak yang masing masing berinisial Ra (43) dan ES (28) warga asal Rimba Melintang masih dirawat di Puskesmas Pujud, akibat menderita luka lebam di sekujur tubuh mereka.
Dari informasi yang berhasil dikumpulkan, aksi pencurian ternak itu dilakukan oleh 4 orang. Namun dua orang lagi berhasil lolos dari kepungan warga dan hingga kini masih menjadi buronan Polres Rokan Hilir.
Adapun kasus berawal dari laporan seorang warga bernama M Fazlan (23) asal Srikayangan Desa Sri Kayangan, Kecamatan Tanjung Medan, yang mendapat telpon dari orang tuanya jika 2 ekor sapi milik mereka dicuri dan dibawa kabur oleh 4 orang pelaku dengan menggunakan mobil jenis Suzuki Carry pikup dengan plat nomor BM 9959 PD pada Rabu 5 Februari 2020, pukul 14.30 WIB.

Mendapat informasi dari orang tuanya jika 2 ekor sapi miliknya dilarikan pencuri, M Fazlan dengan dibantu beberapa temannya langsung melakukan pengejaran dengan sepeda motor. Sepanjang jalan yang dilalui, dirinya berteriak kepada warga jika sapinya dicuri dan dibawa kabur sehingga membuat warga lain ikut melakukan pengejaran.
Di kawasan Simpang Kampret, Pujud, M Fazlan melihat mobil carry pikup yang membawa dua ekor ternaknya sedang terperosok di jalan berlubang. Tanpa membuang waktu dirinya bersama warga lainnya langsung melakukan pengepungan dan menangkap 4 orang pelaku yang berada dalam kendaraan tersebut.
Sementara itu, melihat puluhan massa yang datang mengampiri, 4 orang pelaku pencurian menjadi panik dan ketakutan dan keluar dari mobil berusaha untuk kabur melarikan diri. Namun nahas dua orang tersangka berhasil ditangkap warga, sementara dua orang lagi berhasil kabur.
Tak ayal dua pelaku pencurian ternak itu langsung menjadi bulan bulanan warga. Puluhan bogem mentah serta tendangan mendarat di tubuh mereka sehingga sekarat dan nyaris tewas dihakimi massa.
Beruntung ada warga yang bisa menenangkan amukan massa dan meminta agar kedua pelaku yang tertangkap diserahkan ke Polsek Pujud.
Terpisah, Kapolsek Pujud Iptu Amru Abdullah SIK, Kamis (6/2), membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya dua orang pelaku pencurian bersama barang bukti sudah diamankan. Sementara untuk dua pelaku lainnya polisi sudah mendapatkan identitas mereka dan masih dalam pencarian, paparnya mengatakan. (kr)




















