6 Sindikat Bandit Jalanan Gembos Ban dan Pecah Kaca Mobil Diringkus Reskrim Polres Sijunjung, 3 Diantaranya Ditembak

6 sindikat bandit jalanan (dok polres sijunjung)

SUMBARTIME.COM-Door.! tiga dari enam orang bandit jalanan sindikat gembos ban dan pecah kaca mobil terkapar saat 3 buah timah panas yang ditembakan dari bedil polisi menembus betis kaki mereka.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan hukum Polres Sijunjung di tiga lokasi yang berbeda pada Sabtu (3/4) kemaren, setelah beberapa jam sindikat bandit jalanan tersebut melancarkan aksi kejahatan.

Iklan

Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan, dalam gelaran jumpa persnya, Senin 5 April 2021 menjelaskan, jika Satreskrim jajarannya yang dipimpin AKP Abdul Kadir Jailani berhasil membekuk 6 orang sindikat bandit jalanan dengan modus gembos dan pecah kaca mobil para korban mereka.

Adapun ke enam pelaku tersebut masing masing, RA (42) asal Deli Serdang Sumatera Utara, ER (55) warga asal Koto Baru Dharmasraya, SB (52) warga asal Jambi, SY (56) asal Majalengka Jawa barat, RI, (42) asal Talanai Pura Jambi, dan MS (49) warga asal Danau Teluk Jambi.

Andry menjelaskan 3 dari 6 pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan karena berusaha kabur melarikan diri saat disergap tim Opsnal Polres Sijunjung. Mereka berhasil disergap dan ditangkap setelah beberapa jam usai menjalankan aksi mereka, sambungnya lagi.

Adapun otak pelaku dari 6 sindikat gembos ban dan pecah kaca mobil tersebut adalah RI yang merupakan seorang residivis. Sindikat yang telah bikin resah masyarakat tersebut telah seringkali melakukan aksi kejahatan bandit jalanan mereka. Adapun aksi kejahatan pencurian dengan pemberatan dengan modus gembos ban dan pecah kaca mobil korban dilakukan di wilayah Sumbar, Riau, dan Jambi. Beberapa diantaranya beraksi di wilayah Kota Padang, Padang Panjang, Pekan Baru.

Selain meringkus gerombolan sindikat, polisi juga mengamankan barang bukti yakni satu unit mobil jenis Xenia, Satu unit motor jenis Suzuki FU, uang kontan senilai puluhan juta serta ATM yang diduga hasil dari kejahatan, serta alat pengembos ban dan kunci mobil, tutupnya mengatakan. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here