4 Rampok ini, Bunuh Pemilik Warung Dengan Sadis di Kampar Riau

Sumbartime-Seorang wanita pemilik warung harian di Simpang Dua, Desa Pantai Raja Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaen Kampar, Riau, bernama Indang Masi Susilowati dirampok dan dibunuh dengan sadis oleh 4 orang pria biadab di dalam warungnya, Rabu (22/11) dini hari.

Peristiwa itu baru di ketahui beberapa saat sesudah kejadian tragis tersebut oleh adik korban, bernama Bagus. Saat itu Bagus mendapati korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa, dengan posisi badan tertelungkup, tangan serta kaki di ikat dengan kabel.

Iklan

Kontan peristiwa tersebut, membuat warga sekitar, pada Rabu (22/11) dini hari [pukul 02.00 WIB, tersebut menjadi geger. Selanjutnya pihak keluarga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Perhentian Raja.

Dengan melibatkan Satreskrim Polres Kampar, Riau, kurang dari 24 jam setelah dilakukan penyelidikan, aparat berhasil menemukan dan menangkap 4 orang terduga pelaku. Masing masing yakni, AG (25), SK (37), SY (35), dan UD (29).

Saat menangkap pelaku perampokan dan pembunuhan sadis tersebut, polisi jiga mengamankan barang bukti berupa diantaranya dua sepeda motor, linggis dua handphone, beberapa potongan kabel, dan tang serta 90 bungkus rokok berbagai merek, yang diduga hasil curian dari warung milik korban.

Menurut Kapolres Kampar, AKBP Deni Okvianto melalui Kasat Reskrim AKP Fajri, kepada awak media menjelaskan bahwa, ke empat terduga pelaku tersebut ditangkap di masing masing tempat yang berbeda.

Dua pelaku di ciduk saat minum tuak di sebuah warung kawasan Air Hitam Pekanbaru, satu pelaku ditangkap saat berada di sebuah Hotel di Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru, dan satu lagi ditangkap di perumahan BKD Desa Tarai Bangun, Kampar.

Saat ini keempatnya sudah dalam pemeriksaan aparat. Dari keterangan sementara 3 pelaku berasal dari Aceh dan satu pelaku berasal dari Kampar. Ke empatnya diketahui telah memetakan lokasi tempat sebelum melakukan aksi, papar AKP Fajri. (kr)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here