BUKITTINGGI — Pemerintah Kota Bukittinggi mulai mempersiapkan langkah awal menghadapi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Jajaran Pemko Bukittinggi menegaskan komitmen penuh untuk menyukseskan agenda nasional melalui koordinasi lintas perangkat daerah dan dukungan teknis yang diperlukan.
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan bahwa daerah harus berperan aktif dalam mendukung kegiatan strategis nasional yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) itu.
“Ini program strategis nasional dan kita di daerah harus ikut berperan aktif. Data ekonomi yang lengkap dan akurat akan sangat membantu pemerintah dalam merencanakan pembangunan yang tepat sasaran,” ujarnya.
Ibnu Asis menambahkan, seluruh informasi yang disosialisasikan hendaknya dipahami bersama sehingga pelaksanaan sensus dapat berjalan optimal dan menghasilkan data yang akurat bagi perencanaan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Kepala BPS Kota Bukittinggi, Abdi Gunawan, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan kegiatan besar yang digelar setiap sepuluh tahun pada tahun berakhiran angka 6.
Tahun 2026 mendatang, sensus kembali dilakukan untuk memotret secara menyeluruh kondisi dunia usaha di Indonesia.
“Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi momen penting untuk memotret seluruh kegiatan usaha di Indonesia, termasuk di Kota Bukittinggi,” katanya.
Ia menyebut, sensus bertujuan menyediakan data dasar seluruh aktivitas ekonomi yang nantinya menjadi pijakan utama dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan nasional. Untuk memastikan pemahaman yang merata, sosialisasi pelaksanaan sensus telah mulai dilakukan sejak akhir 2025.
Abdi menegaskan, pelaksanaan Sensus Ekonomi hanya akan maksimal jika mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga masyarakat luas.
Data yang lengkap, akurat, dan mutakhir sangat penting agar hasil sensus dapat digunakan sebagai dasar kuat dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi ke depan.
Dengan persiapan awal yang matang, Pemko Bukittinggi berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di daerah berjalan lancar serta memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan yang lebih terarah dan berdampak bagi masyarakat. (Aa)



















