Arosuka.sumbartime – Tepatnya pada Sabtu, 5 November 2022, dinagari Jawi Jawi, Kabupaten Solok, dikemas sebuah peristiwa yang akan menjadi catatan sejarah. Semua unsur masyarakat berkumpul dan turut menjadi saksi dilounchingnya nagari tersebut menjadi kampung Inggris di Sumatera Barat.
Di Desain ala luar negeri, dan dilengkapi dengan penginapan yang memadai untuk menampung para wisatawan, kampung Inggris diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam mengeliatkan sektor pariwisata untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan daerah setempat.
Lounching kampung Inggris dikukuhkan oleh Bupati Solok, dalam hal itu diwakili oleh Sekretaris Daerah Medison, S.Sos. M.Si. Turut hadir anggota DPRD, Seprismen, Plt.kepala Disparbud, Armen, tokoh masyarakat, serta para pejabat terkait yang ada diperintahkan kabupaten Solok.
Dalam sambutannya Medison menyampaikan apresiasi atas inisiatif untuk memanfaatkan keindahan sebagai salah satu pokok untuk menggenjot sektor kepariwisataan, dan sari inisiatif itu, besar harapan akan membawa perekonomian masyarakat keatas yang lebih baik lagi.
Medison mengatakan, atas nama Bupati Solok ia mengatakan sangat mendukung nagari Jawi Jawi di Lounching sebagai Negeri Inggris, dan menjadi satu satunya di Sumatera Barat.
” Pemerintah daerah setempat akan memberikan perhatian penuh terhadap program nagari Inggris, dan akan terlibat lansung dalam pemecahan masalah yang ada termasuk masalah anggaran yang dibutuhkan ” pungkas Sekda Kabupaten Solok.
Sebelumnya ketua pelaksana kegiatan dalam laporannya menyampaikan, tujuan dari kegiatan itu untuk menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu tulang punggung perekonomian terutama untuk nagari Jawi Jawi.
Dalam kemasannya bekerjasama dengan English Comunity yang juga akan memberikan pelatihan berbahasa Inggris kepada masyarakat sebagai salah keharusan untuk menunjang program nagari Inggris.
Dari liputan media ini, kegiatan itu sejalan dengan Lounching Excavator yang akan digunakan oleh masyarakat setempat untuk meningkatkan sektor pertanian. Seperti halnya untuk membuka jalan usaha tani, pembangunan irigasi, dan kegiatan pertanian lainnya.
Kegiatan diakhiri dengan sesain tanya jawab seta penampungan aspirasi masyarakat terkait dengan pembangunan infrastruktur dan pembangunan lainnya yang dibutuhkan di nagari Jawi Jawi. Dalam hal itu pembangunan di sektor pertanian dan pariwisata menjadi kebutuhan yang mendesak.** Gia




















