JAKARTA, Sumbartime.com — Kepala Bagian Perencanaan dan Administrasi Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Netty Rosdiana Siagian memutuskan mengundurkan diri dari dinas Kepolisian Republik Indonesia. Pengunduran diri yang diajukan sejak 20 Agustus tersebut resmi berlaku mulai 1 September. Netty menegaskan langkah ini diambil secara sadar atas kehendak pribadi demi berfokus pada pengabdian sosial dan dunia akademik di luar korps kepolisian.
Alasan dan Pertimbangan Pribadi
Netty menjelaskan bahwa keputusan melepas seragam korps Bhayangkara merupakan ketetapan matang tanpa adanya desakan maupun paksaan pihak luar. Dirinya merasa bersyukur telah memperoleh beragam pengalaman dan kesempatan pengabdian berharga selama aktif bertugas. Kendati demikian, ia menetapkan langkah pensiun dini demi mempertahankan keselarasan jalan hidup dengan prinsip serta keyakinan hati nurani pribadinya.
“Ketika ada hal-hal yang tidak lagi sejalan dengan prinsip yang saya yakini, saya memilih untuk mengambil jalan yang menurut saya lebih sesuai dengan hati nurani,” ucap Netty. Menurutnya, keputusan tersebut bukan akhir pengabdian, melainkan titik tolak perjalanan baru untuk memperluas peran nyata di tengah lapisan masyarakat secara langsung.
Fokus Mengajar dan Kegiatan Sosial
Setelah resmi menanggalkan statusnya sebagai perwira menengah Polri, Netty menyatakan tekad untuk mendedikasikan waktu pada ruang akademik serta aksi sosial. Menurut pandangannya, saluran berkarya bagi bangsa sangat luas dan tidak terbatas hanya di lingkungan institusi kepolisian, melainkan dapat diwujudkan melalui perguruan tinggi maupun organisasi kemasyarakatan.
“Berkarya bukan cuma di Polri. Masih banyak kok ada di bidang universitas, akademi, segala macam. Jiwa sosial ke masyarakat, ya masih banyak. Nah itu sebenarnya,” ujar Netty. Keterlibatan di ranah pendidikan tinggi memberinya ruang guna membagikan pengalaman, sementara aksi kemanusiaan membuatnya dapat berinteraksi lebih dekat bersama publik.
Netty yang kini aktif mengajar di berbagai kampus menegaskan komitmennya untuk terus menebarkan kemanfaatan lewat jalur keilmuan. Melalui langkah barunya tersebut, ia berharap ilmu serta rekam jejak yang dimilikinya dapat memberikan pengaruh positif sekaligus mempererat kepedulian sosial terhadap sesama di luar struktur penegakan hukum resmi kepolisian.






