Sumbartime.com, Kabupaten Solok. — Bupati Solok Capt. H. Epyardi Asda dan wakilnya Jon Firman Pandu tampak akur. Mereka bahkan sempat melakukan swafoto disela sidang paripurna peringatan HUT Kabupaten Solok ke 111 tahun hari Sabtu tanggal 20 April 2024 di Ruang Sidang DPRD Solok, Arosuka.
Sejumlah orang merasa heran dengan kemunculan foto tersebut. Pasalnya, belakangan banyak desas—desus yang mengatakan kalau komunikasi kedua tokoh itu tidak sedang baik—baik saja. Apalagi, dalam suatu kesempatan, JFP, sapaan akrab Wabup Solok, tidak membantah desas-desus tersebut.
“Memang betul (foto,-red) itu. Biasa, kita duduk bareng sama Bupati, sebab memang disitulah tempat kita seharusnya,”kata JFP beberapa waktu lalu.
Dirinya menjelaskan kalau dia dan Bupati hanya berbeda pendapat dalam urusan mengelola pemerintahan saja. Tetapi, kata dia, dalam urusan lain dirinya dan Bupati memiliki hubungan yang harmonis. “Beda pendapat dalam mengelola pemerintahan daerah ini tentu biasa. Lumrah itu. Sebab, pikiran kita sama oranglain cenderung tidak sama. Tapi, tujuannya sama, untuk kemajuan daerah,”ungkap politis Partai Gerindra tersebut.
Dia menghimbau kepada masyarakat yang telah terlanjur menyatakan dirinya di nonjobkan oleh Bupati untuk menyudahi obrolan itu. Sebab, demi masyarakat banyak, sangat perlu kolaborasi. Kata putera Nagari Koto Laweh itu, tidak hanya kolaborasi dengan Bupati tapi juga dengan semua pihak. “Kita dipilih oleh masyarakat lewat Pilkada berpasangan. Beda pendapat dengan pasangan itu biasa saja. Tidak hal yang aneh. Yang penting, untuk Kabupaten Solok kita selalu bersama,”ucapnya sambil tersenyum. (Risko Mardianto)



















