Sumbartime – Pagi hari Minggu, Kota Bukittinggi dan sekitarnya di Sumatera Barat diguyur hujan abu vulkanik dari Gunung Marapi yang kembali meletus. Letusan tersebut menyebabkan gangguan pada penglihatan dan kesehatan warga di wilayah tersebut. Hujan abu terasa lebih pekat di daerah lereng Gunung Marapi, seperti di Bukit Batabuah, Kabupaten Agam.
Warga di daerah terdekat kawah Marapi, seperti di Kecamatan Ampek Angkek, Canduang, dan Sungai Pua, banyak yang menggunakan masker dan membersihkan pekarangan serta kendaraan dari abu vulkanik. Petugas Pengamat Gunung Api (PGA) Marapi, Ahmad Rifandi, mengimbau agar masyarakat menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari infeksi saluran pernapasan atas (Ispa). Selain itu, warga juga diminta untuk melindungi mata dan kulit serta mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal.
Hingga saat ini, Gunung Marapi telah meletus sebanyak 169 kali dengan hembusan abu vulkanik mencapai 1.315 kali. Meskipun demikian, aktivitas Gunung Marapi terus dipantau oleh pihak berwenang untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.(R)




















