BUKITTINGGI — Baru selesai dikerjakan, dinding Kantor Taman Kanak-kanak (TK) Melur Putih Kota Bukittinggi senilai Rp150 juta banyak mengalami retak-retak.
“Dinding retak-retak tersebut sudah kita sampaikan ke Fadli yang mengerjakan pembangunan Kantor TK ini,” kata Kepala Sekolah TK Melur Putih, Nofiarti kepada wartawan, Selasa (24/10/2023).
Disampaikan, belum ada tindakan dilakukan pelaksana proyek terkait dinding retak tersebut.
“Dana pembangunan kantor TK merupakan bantuan hibah Pokir Ketua DPRD, Benny Yusrial,” paparnya.
Ia menyampaikan, plafon bagian dalam kantor TK juga ada bercak hitam.
“Saat disampaikan plafon di kondisi seperti itu, Fadli menyampaikan itu adalah sarang laba-laba,” ungkapnya.
Dijelaskan Nofiarti bahwa, dana hibah dari Pokir, Benny Yusrial, penanggungjawabnya pihak TK.
Dana hibah Pokir Ketua DPRD tahun 2023 dari Dinas Pendidikan masuk ke rekening TK Melur Putih.
Setelah masuk dana ke rekening TK, pihak TK menemui Ketua DPRD dengan menyampaikan dana telah masuk ke rekening TK.
“Ketua DPRD meminta nomor hp saya dan memberikan ke Pak Men. Lalu pak Men menelpon dengan mengatakan diri nya akan mengerjakan Pokir Ketua DPRD itu,” ceritanya.
“Hanya se kali Pak Men datang ke TK, waktu itu guna mengukur lokasi rencana pembangunan kantor TK. Setelah itu, Fadli mengerjakannya,” paparnya.
Disampaikan, setelah ada serah terima dari Ketua DPRD kepada TK, Fadli lalu meminta uang yang telah masuk ke rekening TK itu.
“Karena diminta Fadli, kita transfer ke rekening CV. Citra Bersaudara atas permintaan Fadli. Setelah dana dikirim keseluruhannya, SPJ nya belum diselesaikan seperti, tidak ada kwitansi belanja bahan bangunan dari tokoh bangunan,” ungkapnya.
Saat dikonfirmasi terkait dinding bangunan kantor TK retak-retak dan plafon bercak hitam diduga ada kebocoran di lantai plat, Men disebut yang mengerjakan Pokir Ketua DPRD saat dihubungi di nomor HP 0812-67xxxx, tak menjawab. (**)

















