Sumbartime.com,- 56 Kontingen DKI Jakarta peserta Kongres Bundo Kanduang se-Dunia menginap di Bukittinggi, termasuk juga ada yang menginap dirumah dinas Bupati Agam berlokasi di Belakang Balok. Kata Wakil Walikota Bukittinggi Marfendi Maad.
Kabupaten Tanah Datar menyelenggarakan Kongres Bundo Kanduang Internasional 2022. Acara tersebut dilaksanakan pada tanggal 3 – 5 Desember 2022 yang di hadiri oleh Bundo Kandung SE dunia.
Dengan panorama alam yang indah dan udara nya yang sejuk, membuat sebagian para kontingen acara itu mau menginap ke Bukittinggi.
Seperti yang dikatakan Wakil Walikota Bukittinggi Marfendi Dt. Basa Balimo. Via WhatsApp (WA) kepada redaksi sumbartime.com (8/12) ia mengatakan Yah..! Pada senin malam (5/12) kemarin mereka mengadakan pertemuan bersama istri Wakil Bupati Agam. Ucap Marfendi.
Wakil Walikota Bukittinggi Marfendi dan Ny Nurna Eva Marfendi, beserta Bundo Kanduang Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi. Jelasnya.
Terimakasih pada Pemkab Agam dan Pemko Bukittinggi yang telah memberikan fasilitas benar-benar lengkap kepada mereka, mulai penginapan sampai kepada sarapan dan makan malam, bahkan juga kendaraan untuk keperluan ke Tanah Datar. Katanya.
Pada malam pertemuan silaturahim itu Wakil Walikota Bukittinggi Marfendi juga memberikan sambutan tentang pentingnya silaturahim antara Ranah dan Rantau.
Semoga para Bundo Kanduang ini bisa kembali lagi ke kampung, kita berharap agar organisasi Bundo Kanduang ini menjadi besar kedepannya, salah satu caranya adalah berikanlah manfaat yang sebesar-besarnya kepada anggota dan juga untuk masyarakat secara keseluruhan. Harap Marfendi.
Wawako juga berharap agar organisasi ini mengkader Bundo-Bundo yang lain calon calon Bundo sehingga bisa memahami tentang budaya Minangkabau meskipun mereka diluar sana mereka tidak lepas dari akar budaya Minangkabau.
Mudah-mudahan Bundo Kanduang dimanapun berada agar selalu menjaga kekompakan sehingga bisa menjadi kuat dan kokoh bersama – sama dan ini adalah ikon Bundo Kanduang “Basamo Mako Manjadi” Pungkas BA 2 L itu yang biasa disapa Buya, ia juga merupakan salah satu tokoh masyarakat kurai Bukittinggi. (alex)



















