SUMBARTIME.COM-Seorang guru SD bernama Efriza Yuniar (50) ditemukan tewas tanpa busana dan terikat dalam tong air di dalam rumahnya kawasan Desa Marga Rahayu, Kecamatan Sumber Marga Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (9/7) kemaren. Korban pertama kali ditemukan oleh rekannya yang datang hendak bertamu ke rumah korban pada pagi hari. Saat itu kondisi rumah sepi, ujar saksi mengatakan.
Dijelaskan lebih lanjut, saat rumah dalam kondisi terlihat sepi, teman korban merasa penasaran. Karena rumah tidak terkunci dari dalam, dirinya masuk. Namun alangkah kagetnya saat berada di kamar mandi dirinya melihat korban sudah kondisi tidak bernyawa tanpa pakaian terikat di dalam tong air yang ditutupi oleh selembar karpet.
Selanjutnya dirinya langsung meminta bantuan keada warga sekitar, hingga tak butuh waktu lama, gegerlah peristiwa tewasnya guru yang diketahui sudah janda dan hanya tinggal seorang diri di rumahnya.
Sementara itu, polisi pun turun ke TKP dan langsung bertindak cepat, mengumpulkan barang bukti serta meminta keterangan para saksi. Menurut Kasatreskrim Polres Banyuasin, AKP Ginanjar, kuat dugaan jika guru tersebut korban pembunuhan dan perkosaan, ujarnya pada Jumat (10/7) siang.
Selanjutnya dari hasil identifikasi serta keterangan dari para saksi, tidak sampai dalam waktu 1x 24 jam Polres Banyuasin berhasil mengungkap serta menangkap pelaku pembunuhan dengan diiringi dugaan perkosaan tersebut.
Pelaku seorang pemuda berusia 18 tahun. Ditangkap pada Kamis 9 Juli 2020 malam. Rumah pelaku dengan rumah korban berdekatan. Dan dketahui pelaku adalah mantan anak murid dari korban, papar Ginanjar.
Saat dilakukan penangkapan, disaku celana pelaku ditemukan dua unit ponsel milik korban. Selanjutnya dari intrograsi awal pelaku mengakui perbuatannya tersebut. Saat ini terhadap pelaku masih dilakukan proses pmemeriksaan secara itensif, papar Kasatreskrim tersebut. (aw)





















