PAYAKUMBUH, Sumbartime.com — Keluhan warga soal aksi geng motor di media sosial dijawab cepat Polres Payakumbuh. Minggu (1/11/2026) malam, personel dari tujuh unit digelar menyisir delapan titik yang dianggap rawan, mulai Simpang Adipura hingga sepanjang Jalan Sudirman.
Apel dimulai pukul 19.45 WIB di depan Pos Lantas Payakumbuh. Kabag Ops AKP Farzan, S.H. memimpin langsung, membawa kekuatan dari Bag, Sat, Si, Gakkum Satlantas, Sat Intelkam, Satreskrim, dan Satresnarkoba.
Delapan titik yang disisir
Daftarnya: Simpang Adipura, Jalan Soekarno Hatta, Ngalau, Taman Batang Agam, Labuah Basilang, Gelanggang Pacuan Kuda, Simpang Benteng, dan kawasan Jalan Sudirman. Lokasi itu dipilih karena dinilai menjadi tempat berkumpul, bukan sekadar jalur lintas.
Patroli berakhir pukul 22.00 WIB. Tidak ada catatan benturan. Kegiatan malam itu memang diarahkan pada pencegahan, bukan penindakan.
Nomor 110 dan janji tindak lanjut
“Kami tidak menunggu kejadian, kami cegah sebelum terjadi. Ini perintah langsung Bapak Kapolres,” kata Farzan saat apel.
Kapolres AKBP Irwan Andeta, S.I.K., M.H. lewat keterangan yang sama menegaskan tidak akan memberi ruang bagi aksi geng motor. Ia meminta warga memakai kanal resmi: “Silakan kalau ada masyarakat menemukan kejahatan, pelanggaran dan aktivitas geng motor yang mencurigakan untuk segera melaporkan ke layanan Polisi 110.”
Bagi warga, pesannya sederhana: laporan yang masuk lewat 110 akan dipetakan menjadi titik patroli berikutnya. Sejumlah warga berharap agenda ini berlanjut, terutama pada akhir pekan.






