Sumbartime – Sebuah video viral menunjukkan seorang pemuda melakukan salat Ied di atas sepeda motor di Jember. Video tersebut, yang diunggah di Instagram oleh akun Memomedsos_official, telah ditonton oleh sekitar 111 ribu orang. Dalam video itu, pemuda tersebut tampak mengenakan sarung putih dan pakaian hitam lengan panjang, tanpa memakai peci.
Salat dilakukan berdiri di atas sadel sepeda motor warna hitam jenis Honda Supra 125. Diduga video tersebut direkam oleh salah seorang jemaah salat Ied menggunakan ponselnya.
Banyak yang mengekspresikan keheranan terhadap pilihan tempat salat yang kontroversial tersebut. Sebagian netizen berspekulasi bahwa pemuda tersebut mungkin tidak mendapat tempat di lokasi salat yang biasa, atau sengaja mencari cara untuk mendapatkan perhatian.
Namun, ada juga yang mencoba memahami bahwa situasi dan kondisi saat itu mungkin memaksa pemuda tersebut untuk salat di atas motor.
Terlepas dari motif atau alasan di balik tindakan kontroversial tersebut, video ini menjadi pembicaraan hangat di media sosial dan memicu berbagai tanggapan dari netizen.
Sementara berdasarkan penelusuran Sumbartime shalat di atas motor dikutip dari Chanel YouTube Buya Yahya pada kanal YouTube Al-Bahjah TV pada 1 Mei 2022.
Buya Yahya menjelaskan apabila sedang dalam berkendara diperjalanan, bisa melaksanakan shalat sunnah seperti Nabi melaksanakan shalat di atas unta.
Menurut Buya Yahya, cara shalat di atas motor pun gerakannya seperti biasa.
“Caranya (shalat di atas motor) adalah seperti biasa, Anda mengendalikan kendaraan seperti biasa selagi gerakan itu memang dibutuhkan kendaraan Anda boleh ngerem dan sebagainya,” jelas Buya Yahya.
Buya Yahya menjelaskan bahwa gerakan yang dibutuhkan dalam berkendara seperti memegang setir, rem, gas, ketika shalat di atas motor akan dimaafkan.
Menurut Buya Yahya, ibadah seperti shalat di atas motor ini perlu dibiasakan.
Hal ini penting, mengingat aktivitas manusia yang banyak, perlu untuk melaksanakan ibadah di setiap keadaan meskipun sedang di atas motor.
Buya Yahya juga mengajak kita untuk membiasakan hidup dengan ibadah-ibadah.(R)

















