Karhutla Gunung Ciremai Masih Membara di 10 Titik

- Jurnalis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran hutan dan lahan di lereng Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan. (Foto: ANTARA/HO BPBD Kabupaten Kuningan)

Kebakaran hutan dan lahan di lereng Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan. (Foto: ANTARA/HO BPBD Kabupaten Kuningan)

Kuningan, Sumbartime.com — Kebakaran hutan dan lahan di Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, belum berhasil dipadamkan setelah tiga hari terakhir. Dari 13 titik api, baru sekitar tiga yang berhasil dipadamkan sehingga masih tersisa 10 titik per Sabtu (24/10/2026).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kuningan Indra Bayu memaparkan, angin kencang dan medan yang terjal membuat proses pemadaman sulit dilakukan. Vegetasi yang terbakar meliputi semak belukar, alang-alang, serasah kering, dan pohon pinus.

Water bombing untuk area sulit dijangkau

Pemadaman dilakukan dengan dua cara: helikopter water bombing dan cara manual. Water bombing difokuskan ke area yang sulit dijangkau petugas. “Operasi pemadaman menggunakan water bombing dan manual. Setidaknya sudah dua kali,” kata Indra.

Tim gabungan yang diterjunkan terdiri dari TNGC, TNI, Polri, BPBD, Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Damkar, Tagana, MPA, serta relawan dan masyarakat sekitar. Mereka disebar ke tiga sektor: Bukit Seribu Bintang, Karang Dinding, dan Bintangot.

Penyebab dan luas terbakar belum dipastikan

Luas area yang terbakar belum dapat ditentukan karena tim masih memprioritaskan penanganan dan pemetaan titik api. Penyebab kebakaran juga belum diketahui. Meski begitu, jika ditemukan unsur kesengajaan, kasus akan ditindaklanjuti sesuai aturan.

Kabut asap dilaporkan mengganggu aktivitas warga di sekitar lereng, termasuk sejumlah kegiatan luar ruang yang terpaksa dijadwalkan ulang. Warga diminta mengurangi aktivitas di area terdampak dan segera melapor bila melihat titik api baru.

Berita Terkait

Tes Urine Pelaku Aniaya Ibu Kandung di Padang Positif
Satpol PP Padang Amankan Belasan Muda-mudi Dini Hari
Balita Hanyut di Sungai Toboh Gadang Ditemukan Tewas
6 WN Papua Nugini Ditangkap saat Grebek Narkoba Jayapura
Pesawat Asian One Air Tergelincir di Intan Jaya

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Tes Urine Pelaku Aniaya Ibu Kandung di Padang Positif

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Satpol PP Padang Amankan Belasan Muda-mudi Dini Hari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Balita Hanyut di Sungai Toboh Gadang Ditemukan Tewas

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:42 WIB

6 WN Papua Nugini Ditangkap saat Grebek Narkoba Jayapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Karhutla Gunung Ciremai Masih Membara di 10 Titik

Berita Terbaru

Keterangan pers kasus kriminal di Mapolresta Padang, dokumentasi ANTARA. (Foto: ANTARA)

Peristiwa

Tes Urine Pelaku Aniaya Ibu Kandung di Padang Positif

Sabtu, 24 Okt 2026 - 17:42 WIB

Petugas Satpol PP Kota Padang saat patroli penertiban muda-mudi dini hari. (Foto: Dok. Satpol PP Padang)

Peristiwa

Satpol PP Padang Amankan Belasan Muda-mudi Dini Hari

Sabtu, 24 Okt 2026 - 17:42 WIB

Tim SAR gabungan mengevakuasi balita yang hanyut di sungai Nagari Toboh Gadang, Padang Pariaman. (Foto: Dok. Tim SAR Padang)

Peristiwa

Balita Hanyut di Sungai Toboh Gadang Ditemukan Tewas

Sabtu, 24 Okt 2026 - 17:42 WIB

Personel Ditresnarkoba Polda Papua mengamankan tersangka saat penggerebekan narkoba di Kampung Vietnam, Jayapura. (Foto: ANTARA FOTO)

Nasional

6 WN Papua Nugini Ditangkap saat Grebek Narkoba Jayapura

Sabtu, 24 Okt 2026 - 17:42 WIB

Kebakaran hutan dan lahan di lereng Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan. (Foto: ANTARA/HO BPBD Kabupaten Kuningan)

Nasional

Karhutla Gunung Ciremai Masih Membara di 10 Titik

Sabtu, 24 Okt 2026 - 17:41 WIB