PAYAKUMBUH, Sumbartime.com — Pendiri Ductile Barbershop, Andrea Yuda Pratama, menyoroti pentingnya literasi dan kalkulasi matang bagi generasi muda dalam merintis sebuah usaha di Kota Payakumbuh. Melalui ruang diskusi dan pustaka pribadi di tempat usahanya, ia berupaya memotivasi anak muda agar memiliki mental tangguh serta tidak sekadar ikut-ikutan tren semata.
Andrea Yuda Pratama menilai bahwa generasi muda di Payakumbuh memiliki kreativitas yang sangat luar biasa serta kemampuan adaptasi yang cepat terhadap perkembangan zaman. Kendati demikian, ia melihat masih ada kekurangan dari sisi literasi serta perhitungan matang sebelum mereka memutuskan untuk mengambil suatu tindakan dalam bidang usaha.
Pentingnya Kalkulasi Usaha
Banyak anak muda yang mendirikan tempat usaha tanpa dilandasi oleh konsep yang matang dan hanya sekadar mengikuti tren yang sedang berkembang di tengah masyarakat. Berdasarkan pengalamannya, bisnis yang dibangun tanpa arah yang jelas akan cepat mengalami kemunduran karena tidak memiliki karakter serta persiapan menghadapi risiko terburuk.
Meskipun hanya berbekal pendidikan tingkat SMA, Yuda banyak belajar mengenai manajemen keuangan, pemasaran, dan public speaking dari rekan-rekan usianya yang menempuh pendidikan tinggi. Ia kemudian mengkalibrasi ilmu-ilmu akademik tersebut dengan pengalaman praktis yang didapatkannya selama menjalani kehidupan di perantauan.
Ruang Diskusi dan Komunitas
Untuk merangkul anak-anak muda sekitar, Yuda menyediakan pustaka pribadi di barbershop miliknya yang sering dijadikan tempat berdiskusi santai. Ia bersama rekan-rekan komunitasnya aktif mengedukasi generasi yang lebih muda agar memiliki mental yang kuat untuk tampil dan membagikan ilmu positif di bidang masing-masing.
Rutinitas harian Yuda diisi dengan kegiatan yang sangat teratur, mulai dari bangun pagi untuk beribadah, merawat kebun bersama sang ibu, hingga berolahraga bersama komunitas sepeda setempat. Disiplin waktu dan pola hidup sehat tersebut menjadi teladan bagi anak-anak muda yang ingin serius membangun masa depan.
Melalui obrolan dalam Podcast Kusieh Bendi, Yuda berharap pemuda di Sumatera Barat tidak mudah cepat puas dan terus mengasah kemampuan diri di tengah persaingan global. Kesadaran untuk terus belajar dan membangun jejaring yang positif menjadi modal utama agar generasi muda mampu bertahan di era modern.






