PAYAKUMBUH, Sumbartime.com — Perjalanan hidup Andrea Yuda Pratama dalam mendirikan Ductile Barbershop di Kota Payakumbuh diwarnai oleh proses hijrah spiritual yang mendalam serta bakti kepada kedua orang tuanya. Pulang dari perantauan akibat kondisi sang ibu, ia memilih membangun usaha di rumah demi merawat orang tua yang sekaligus menjadi pilar kesuksesan bisnisnya.
Andrea Yuda Pratama memutuskan kembali ke kampung halamannya di Payakumbuh setelah merantau di beberapa kota besar demi merawat ibunya yang mengalami sakit vertigo serta sang ayah yang mengalami kondisi lumpuh akibat kecelakaan. Kepulangan tersebut menjadi titik balik penting dalam merintis usaha pangkas rambut tepat di depan rumah mereka.
Hijrah dan Pencarian Spiritual
Sebelum mendirikan usahanya, Yuda sempat merasakan kegelisahan batin meskipun tinggal di apartemen mewah di perantauan. Pengalaman tersebut mendorongnya untuk kembali mendalami nilai-nilai agama, mendatangi surau, serta membenahi sisi spiritual dalam hidupnya secara total setelah pulang ke kampung halaman.
Kehadiran sang ibu memegang peranan krusial sebagai ruh dalam setiap langkah dan perjalanan bisnis yang ia jalankan. Dalam kesehariannya mengelola barbershop, ia selalu melibatkan ibunya yang dikenal luas oleh para pelanggan setia yang datang berkunjung ke tempat usahanya.
Berbagi Ilmu dan Amal Jariah
Sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki yang didapat, Yuda kerap membagikan ilmu pangkas rambut secara gratis kepada rekan-rekan mudanya yang belum memiliki pekerjaan tetap. Syarat utama yang ia berikan kepada para peserta kelas gratis tersebut sangat sederhana, yakni mengutamakan kewajiban beribadah salat.
Ia meyakini bahwa segala pencapaian dan rezeki yang diperolehnya saat ini berjalan seiring dengan amal jariah serta doa yang tulus dari kedua orang tua. Impian terbesar dalam hidupnya saat ini adalah dapat memberangkatkan ibunya ke Tanah Suci serta memperkuat kedekatan spiritual kepada Sang Pencipta.
Kisah hidup Andrea Yuda Pratama membuktikan bahwa restu ibu dan ketenangan batin merupakan fondasi utama dalam membangun usaha yang berkah. Melalui Podcast Kusieh Bendi, kisah inspiratif ini dibagikan untuk memotivasi generasi muda agar senantiasa menghormati orang tua dan menjalani hidup dengan disiplin.






