PAYAKUMBUH, Sumbartime.com — Musisi independen Selno Afdianto menolak tawaran bermain di kafe karena alasan menjaga prinsip genre musik baladanya. Ia berpendapat bahwa tempat tersebut mengharuskan musisi memainkan lagu-lagu yang lebih kompleks untuk memenuhi permintaan pengunjung majemuk.
Selno menjelaskan bahwa ia hanya mampu membawakan satu jenis genre musik, yaitu balada ala Iwan Fals. Sementara itu, suasana di kafe biasanya membutuhkan variasi genre seperti pop dangdut atau punk hardcore yang tidak sesuai dengan karakter vokal dan kenyamanan bermusik dirinya.
Di industri musik daerah hingga nasional, sering terjadi benturan antara keinginan mengikuti tren pasar dengan idealisme artistik. Banyak musisi muda kini beralih ke merchandise atau merilis single di platform digital untuk bertahan hidup tanpa harus kompromi pada genre asli mereka.
Diskusi Bersama Pengundang
Saat satu kafe mengundang Selno untuk berdiskusi mengenai tawaran tersebut, ia langsung menyampaikan alasan penolakannya. Ia khawatir jika menerima undangan itu, ia akan dipaksa membawakan lagu-lagu yang tidak sesuai dengan jati diri musikalnya di hadapan penonton yang memiliki selera beragam.
Perkembangan teknologi dan media sosial kini menjadi solusi bagi musisi idealis seperti Selno. Melalui TikTok dan Instagram, ia dapat mempublikasikan karya tanpa perlu bergantung pada venue komersial yang menuntut adaptasi genre. Akses ini memungkinkan ia menjangkau penikmat musik balada di seluruh Indonesia tanpa hambatan.
Ia menyadari bahwa menjadi viral memerlukan proses yang tidak bisa dipalsukan, namun sekali itu terjadi maka semua hal bisa lebih mudah. Platform digital memberikan ruang setara bagi musisi dari daerah kecil untuk dikenal seantero nusantara tanpa harus melewati gerbang industri konvensional dulu.
Rekam Sendiri dengan Alat Sederhana
Selno membuktikan bahwa perangkat perekaman sederhana sudah cukup untuk menghasilkan karya berkualitas tinggi. Dengan alat akustik saja, seorang musisi dapat merekam lagu sendiri dan langsung mengunggah ke platform streaming musik digital yang tersedia di berbagai toko online.
Melalui lagunya, ia juga menyuarakan harapan kepada para pemimpin mulai dari walikota hingga presiden agar memiliki moralitas yang kuat. Ia mengajak generasi muda untuk tidak dipermainkan oleh sistem hiburan semata melainkan tetap memegang teguh nilai-nilai kebenaran dan keadilan dalam setiap langkahnya.






