JAKARTA, Sumbartime.com — Kolaborasi Volkswagen dan Xpeng di pasar China belum membuahkan hasil sesuai harapan karena rata-rata penjualan hanya 267 unit per bulan sepanjang April hingga Agustus 2026, jauh di bawah sasaran perusahaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
JAKARTA, Sumbartime.com — Kolaborasi Volkswagen dan Xpeng di pasar China belum membuahkan hasil sesuai harapan karena rata-rata penjualan hanya 267 unit per bulan sepanjang April hingga Agustus 2026, jauh di bawah sasaran perusahaan.
Kurang dari 10 persen target bulanan
Angka itu merujuk pada SUV listrik ID. Unyx 08. Volkswagen menargetkan penjualan bulanan mencapai 3.622 unit, sehingga capaian sebenarnya belum menyentuh 10 persen dari target.
Data tersebut dirilis sejumlah media otomotif internasional yang mengutip laporan pasar China. Kondisi ini menunjukkan tantangan produsen otomotif Jerman untuk bersaing dengan merek lokal yang lebih cepat menyesuaikan teknologi dan fitur dengan selera konsumen.
Persaingan kendaraan listrik makin ketat
Pasar kendaraan listrik China dikenal sebagai yang paling kompetitif di dunia, dengan puluhan merek menawarkan harga agresif serta pembaruan perangkat lunak yang cepat. Merek lokal mendominasi karena dianggap lebih memahami kebutuhan pengguna setempat.
Volkswagen sebelumnya berharap kerja sama dengan Xpeng bisa mempercepat pengembangan kendaraan listrik yang sesuai pasar China. Meski begitu, capaian penjualan menjadi sinyal bahwa strategi produk dan harga masih perlu dievaluasi.
Bagi konsumen, persaingan ini umumnya berdampak pada makin banyaknya pilihan kendaraan listrik dengan fitur lengkap pada rentang harga yang beragam.






