Walikota Payakumbuh, Dari Gowes Antarkan Payakumbuh Sebagai Pengelola Irigasi Terbaik Nasional

Berkeliling dengan Sepeda memutari sudut sudt Kota Payakumbuh

SUMBARTIME.COM-Di sela rutinitas kesibukannya, Walikota Payakumbuh Riza Falepi terkadang menyempatkan diri melakukan olah raga santai, Gowes berkeliling Kota Payakumbuh.

Gowes atau istilah masyarakat badarai berkeliling mengeluarkan keringat dengan mendayung sepeda kerap dilakukan oleh orang nomor satu di Payakumbuh ini. Namun siapa sangka, ternyata hobi bersepeda Walikota ini bukan hanya semata mata hanya mengeluarkan keringat dan membakar lemak semata.

Iklan

Tapi menurut Riza, kegiatan gowes tersebut dia manfaatkan untuk melihat lihat keadaan kota Payakumbuh yang dia pimpin. Banyak karya serta ide yang muncul di kepalanya saat mendayung sepeda berkeliling memutari sudut sudut Payakumbuh.

Dari berkeliling bersepeda, Riza banyak menemukan ide ide cemerlang terkait kebutuhan sarana dan prasarana masyarakat Kota, ujarnya.

Salah satu contoh, dari hasil dirinya gowes, timbul ide bagaimana meningkatkan pengelolaan irigasi demi memenuhi hajat hidup warga, khususnya para petani. Diakui olehnya, jika mayoritas kehidupan masyarakat Kota Payakumbuh masih mengandalkan bidang pertanian.

Sementara, sumber debet air dari tahun ke tahun mulai berkurang diakibatkan gencarnya pembangunan property dan sebagainya di Kota Payakumbuh. Sementara, di satu sisi ujar Riza lagi, Buruknya kualitas jaringan dan sistem irigasi yang selama ini kurang terawat, akan memicu gagal panen bagi para petani.

Penghargaan Sebagai pengelola saluran Irigasi Tetbaik Nasional

Selain itu Riza melihat beberapa saluran irigasi yang ada banyak mengalami pendangkalan dan penyempitan yang diakibatkan oleh endapan lumpur serta sampah yang terbawa oleh air. Dan bila kemarau tiba, maka petani akan kesulitan mendapatkan sumber air, bagi kelangsungan tanaman mereka.

Melihat keadaan seperti itu, timbul semangat dan keinginan bagaimana irigasi yang ada di kota Payakumbuh bisa maksimal membantu para petani dalam mengairi areal persawahan maupun ladang mereka.

Tak ingin berlama lama, pekerjaan pun dimulai. Pada tahun anggaran 2017, Pemko Payakumbuh  menganggarkan ebesar Rp. 1,3 Milyar, untuk pembangunan dan pemeliharaan irigasi. Dan pada tahun anggaran 2018, anggaran untuk pemeliharaan tersebut, dinaikan menjadi Rp 1,8 Milyar.

Disamping menyiapkan anggaran yang cukup besar untuk ukuran  Kota Payakumbuh, Riza Palefi sebagai Walikota Payakumbuh juga menyiapkan SDMyang cukup berkualitas dibidangnya. Selain personil dari ASN juga didukung oleh 25 orang petugas lainnya sebagai Petugas Operasi Bendung (POB), Penjaga Pintu Air (PPA) dan Pekarya Saluran (PS).

Dan hasilnya, dalam dua tahun terakhir Payakumbuh berhasil. Dari 161, 8 KM total panjang saluran irigasi di kota Payakumbuh, 76,77% kondisi jaringan irigasi berkategori baik pada tahun 2017. Dan pada tahun 2018 ini Payakumbuh mendapatkan penghargaan pengelola irigasi terbaik nasional.

Bahkan menjadi satu satunya Kota di Indonesia yang berhasil masuk 10 terbaik nasional, tutur Riza bangga. Dikatakan Wako, baiknya irigasi di kota Payakumbuh tidak terlepas dari peran serta masyarakat terutama Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A). Partisipasi tersebut terlihat dalam pelaksanaan gotong royong yang dilakukan oleh masyarakat serta kerjasama dengan petugas dari Bidang SDA Dinas PUPR Kota Payakumbuh.

Dan salah satu cara terbaik mengetahui kondisi dan kebutuhan warga Kota Payakumbuh adalah dengan mengayuh sepeda berkeliling sambil mengeluarkan keringat dan mengademkan pikiran, tutupnya Riza Palefi. **

 

#Kabaghumaspyk

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here