Miris! Seorang Germo Remaja Berstatus Pelajar di Solok Selatan Jual ABG Penyandang Disabilitas

IS tersangka germo saat diperiksa (dok polres solok selatan)

SUMBARTIME.COM-Miris! Seorang remaja wanita yang masih berusia belasan tahun dan masih berstatus pelajar warga Jorong Bancah, Nagari Pakan Ranaa Tengah, Kecamatan KPGD, Solok Selatan, terungkap sebagai seorang mucikari yang menjual wanita kepada pria hidung belang.

Selain menjadi seorang germo, remaja inisial IS (19) juga merangkap sebagai pemain bagi pria yang membutuhkan jasa layanan hohohihi alias seks komersialnya.

Iklan

Remaja ini ditangkap di sebuah hotel berbintang Kota Padang, Kamis (30/7). Penangkapan tersebut dilakukan oleh Satreskrim Polres Solok Selatan yang dipimpin Kanit Buser Reskrim Ipda Budi Saputra. IS ditangkap berdasarkan laporan polisi dengan Nomor LP / 122/ VI/2020 – SPKT Polres, tanggal 23 Juni 2020.

Dalam laporan tersebut IS, diduga telah menjual seorang anak baru gede (ABG) penyandang Disabilitas (Tuna Wicara) inisial Mawar (18) seorang pelajar warga Jorong Batang Laweh, Nagari Pasir Talang Barat, Kec Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan, kepada pria hidung belang.

Menurut Kasatreskrim Polres Solok Selatan, Iptu M Arvi , Jumat 31 Juli 2020, menerangkan terungkapnya kasus bisnis prostitusi yang dilakukan oleh remaja yang masih berstatus pelajar itu dari hamilnya korban yang diduga dijual sebagai pemuas napsu seks komersial.

Dijelaskan, berdasarkan pengakuan orang tua korban inisial WN (48), dirinya merasa curiga melihat anaknya mengalami muntah muntah sejak beberapa hari. Karena penasaran WN membelikan alat tes kehamilan untuk anaknya yang merupakan seorang penyandang disabilitas. Dari hasil tes tersebut diketahui jika anaknya telah hamil.

Selanjutnya dengan memakai bahasa isyarat, korban menceritakan kepada orang tuannya jika penyebab dirinya hamil akibat telah melayani dua pria hidung belang masing masing berinisial P dan A. Adapun pengakuan korban, dirinya dijual oleh IS kepada beberapa pria untuk dijadikan sebagai pemuas napsu.

Mendengar laporan dari korban, dirinya langsung melaporkan perbuatan IS yang telah menjual dan menjadikan anaknya sebagai pelayan seks komersial.

Sementara itu dari pengakuan IS saat dilakukan pemeriksaan, dirinya mengakui jika telah menjual Mawar kepada pria hidung. Selain itu IS mengaku tidak hanya sebagai mucikari, namun juga siap dipakai bagi pria yang membutuhkan jasa layanannya, papar M Arvi menggatakan. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here