MEMBIDIK SISI LAIN DARI PROGRAM TMMD/N KE 101 DI NAGARI SULIT AIR KABUPATEN SOLOK

TNI Maanunnggal di Kabupaten Solok

SUMBARTIME.COM-TNI Manunggal Membangun Desa/Nagari (TMMD/N) ke 101 di Nagari Sulit Air, Kabuapten Solok,  selain melahirkan azas manfaat yang cukup besar dalam mendukung program pemerintah dibidang percepatan pembangunan daerah, sepertinya juga memiliki nilai tersendiri serta kekuatan sebagai alat pemersatu bangsa. Hal itu dapat tergambarkan dari lahirnya semangat  masyarakat untuk ikut serta  bahu membahu bersama  TNI dalam membangun fisik daerah yang ditempati nya itu.

Tercatat pada kegiatan itu, lebih kurang sebanyak 65 orang masyarakat dari 13 jorong yang ada, ikut serta tergabung pada setiap titik kegiatan yang sedang dilaksanakan, seperti pada pekerjaan pencoran jalan, pada pekerjaan irigasi, dan pada pekerjaan bedah rumah tidak layak huni, dan jelas hal tersebut menjadi jawaban atas pertanyaan apakah tema program yang ada yakni  ” TNI Manunggal Rakyat Membangun Karakter dan Kemandirian Bangsa ” telah sesuai dengan fakta dilapangan.

Iklan
Loading...

Sebelumnya, dalam Pers realease yang disampaikan oleh Dandim 0309 Solok, Letkol Arh Priyo Iswahyudi melalui Kasdim 0309 Solok, Mayor Inf Supadi, mengatakan, secara khusus sasaran yang akan ditempuh dalam TMMD/N tersebut adalah terbentuknya karakter masyarakat daerah setempat untuk tetap membudayakan cara hidup bergotoroyong.

Hal itu dikatakannya adalah berdasarkan dari fakta yang telah terjadi selama ini, bahwasanya tradisi dan kebiasaan Hidup Bergotoroyong  yang diwariskan oleh nenek moyang kita dulu, telah terkikis bersama derasnya era globalisasi zaman yang semakin menggila, sehingga mampu mengubah karakter manusia kearah yang  kurang yang baik, dan seakan akan tidak mengenali lagi lingkungannya.

Berdasarkan dari hal itu, atas nama besar TNI Angkatan Darat, Mayor Supadi mengharapkan, semoga dari terlaksananya TMMD/N di Nagari Sulit Air itu, bisa menjadi kekuatan untuk menarit kembali tradisi yang  telah hilang dimakan oleh peredaran waktu dan masa yang berlalu tersebut, dan dapat kembali mengapung ditengah tengah kehidupan bermasyarakat.

” Inilah sebenarnya hakekat dan tujuan yang akan dicapai dalam menyelenggarakan TMMD/N tersebut, selain untuk mengubah  fisik nagari yang ada, membangun kembali budaya hidup bergotoroyong merupakan hal yang perioritas yang harus dilakukan ” tutur Kasdim 0309 Solok, Mayor Inf Supadi.

Lebih jauh Mayor. Supadi menerangkan, prinsip gotong royong merupakan salah satu ciri khas atau karakteristik bangsa,  yang secara nasional telah diterima dan  dituangkan pada sila ke 3 yakni ” Persatuan Indonesia ” dan itulah yang menjadi salah satu bukti dan alasan bahwasanya  prilaku gotong royong merupakan salah satu tardisi yang diwariskan oleh pendahulu kita.

Kasdim 0309 Solok itupun mengakui, bahwasanya untuk tetap melestarikan sebuah manifestasi bangsa seperti perilaku bergotong royong bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, karena akan banyak indikator yang bisa memudarkan prilaku tersebut seiring dengan perkembangan zaman yang terjadi, seperti halnya, semakin kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya bergotong royong, melambungnya kemajuan dari berbagai aspek kehidupan yang tidak terkontrol,  serta munculnya budaya individualisme dan materialisme yang merambah sampai keperdesaan.

Dengan demikian untuk tetap dapat mempertahankan atau untuk mengembalikan lagi budaya bergotong royong ketengah tengah kehidupan bermasyarakat, sangat dibutuhkan sekali sebuah solusi yang bijak, seperti Program TMMD/N yang telah dilaksanakan secara rutin oleh TNI Angkatan Darat, papar Mayor Supadi mengkhiri . ( Gia )

Loading...
Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here