Biadab!, Bayi Usia 7 Bulan Dihabisi Dengan Sebilah Kapak

Pelaku Pembunuhan Terhadap Bayi

SUMBARTIME.COM-Biadab!, itulah kata kata yang pantas disematkan terhadap Yasatulo Lafau (37) warga Desa Rantau Binuang Sakti, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau.

Setan berwujud manusia tersebut dengan tega dan sadis menghabisi nyawa seorang bayi yang masih berusia 7 bulan dengan sebilah kapak, pada Rabu (15/9) kemaren.

Iklan

Lantaran hanya gegara persoalan air minum, pelaku tega mengahbais nyawa anak tetangganya tersebut dengan secara barbar.

Informasi yang berhasil dikumpulkan di seputaran lokasi, menyebutkan kasus bermula saat ibu dari si bayi datang ke rumah pelaku dan meminta segelas air minum kepada anak pelaku, sekira pukul 08.30 WIB.

Baca Juga : Kecelakaan Jalan Raya Padang Pajang Bukittinggi, 10 Penumpang mengalami Luka – luka

Saat ibu korban datang meminta air putih, pelaku ke luar dari kamarnya dan dengan jengkel dia bertanya apakah di rumah keluarga korban tidak ada air minum. Saat itu ibu korban sambil berlalu dari hadapan pelaku sempat menjawab jika air di rumahnya masih panas.

Tak puas dengan jawaban ibu korban, pelaku langsung pergi menuju halaman rumah keluarga korban dan menemui ayah korban yang saat itu sedang mengikat gerobak ke motor miliknya.

Di hadapan ayah korban, pelaku kembali mengulangi pertanyaan yang sama. Ayah korban pun menjawab jika air minum dirumahnya masih panas sambil tetap melakukan aktifitas mengikat gerobaknya.

Baca Juga : Wanita Yang Berjoket TikTok Di Mesjid Raya Sumbar, Mintak Maaf

Diduga jengkel dengan jawaban orang tua korban, pelaku secara tiba tiba mengambul sebilah kapak yang ada di motor milik korban dan langsung mengayunkan dan menebas senjata tajam tersebut ke arah bagian kepala ayah korban.

Kaget mendapat serangan yang terduga itu, ayah korban langsung lari menghindar ke arah belakang rumahnya. Sementara pelaku yang telah dirasuki iblis langsung mengejar ayah korban dan sempat mengapak pintu rumah milik korban sebanyak dua kali.

Setelah pintu rumah terbuka akibat di kapak, pelaku langsung masuk ke dalam rumah dan mengejar ibu korban bermaksud ingin menghabisi nyawanya. Ibu korban yang ketakutan langsung kabur menyelamatkan diri berlari menuju pintu belakang.

Saat itulah pelaku melihat korban yang masih berusia 7 bulan dan sedang tertidur dalam ayunan. Selanjutnya pelaku dengan kasar mengambil bayi tersebut dan membawanya ke depan rumah korban.

Warga sekitar yang melihat aksi gila pelaku tersebut, berusaha membujuk pelaku untuk menyerahkan bayi tak berdosa tersebut kepada mereka. Namun bukannya sadar, pelaku makin kerasukan setan, sambil menggendong korban, dirinya membakar dua motor milik keluarga korban.

Biadabnya, tak puas hanya membakar dua unit motor, pelaku yang telah menjelma sebagai iblis berwujud manusia tersebut langsung meletakan bayi ke tanah dan sejurus kemudianmengayunkan kapak ke arah perut bayi beberapa kali hingga membuat korban langsung tewas seketika dangn kondisi perut terbelah.

Puas melakukan aksi barbarnya pelaku kemudian kabur melarikan diri ke arah belakang barak perumahan. Sementara warga yang emosi langsung mengejar pelaku. Tak lama kemudian pelaku berhasil ditangkap warga dan sempat menjadi bulan bulanan dan tak lama kemudian warga menyerahkan pelaku ke polisi.

Terpisah, Kapolres Rokan Hulu (Rohul) Riau, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito, kepada awak media, Sabtu (18/9) membenarkan peristiwa sadis dam biadab tersebut. Menurutnya saat ini pelaku serta senjata tajam yang digunakan untuk menghabisi korban sudah diamankan.

Terkait peristiwa sadis tersebut, dirinya berjanji dalam waktu dua minggu berkas kasus tersebut sudah diserahkan ke Kajari Rohul, ungkapnya mengatakan. (kr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here